TribunBali/

Lady Escort Cantik Ini Ditangkap Polisi di Gelogor Carik, Ini Yang Ditemukan!

Perempuan yang tinggal di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan ini diamankan 26 April 2017

Lady Escort Cantik Ini Ditangkap Polisi di Gelogor Carik, Ini Yang Ditemukan!
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR -Denpasar'>Polresta Denpasar meringkus lima orang yang terlibat penggunaan sabu.

Dari waria hingga pemandu lagu, digulung dalam beberapa waktu terakhir.

Mereka pun dijebloskan ke penjara.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo menyatakan, lima orang ini diamankan dari informasi masyarakat.

Aktivitas para pengguna sabu-sabu di wilayah hukumnya cukup meresahkan.

Mereka adalah AR (26) tinggal di Jalan Nakula barat, Gang taman sari, Seminyak Badung dan MM (33) tinggal di Jalan Merdeka Raya Kuta, Badung.

Keduanya merupakan waria yang diamankan pada Jumat 28 April 2017, sekitar pukul 15.00 Wita.

Keduanya diamankan di Jalan Sunset Road Kuta.

"Kedua tersangka menggunakan satu motor Honda Vario. Yang membawa Sabu AR. Saat diamankan berusaha lari tapi berhasil kami amankan. Mereka mengaku membeli sabu dari LK di LP Kerobokan seharga Rp 850 ribu," kata Hadi didampingi Kasatreskoba Denpasar'>Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan, Minggu (7/5/2017).

Selain keduanya, polisi juga mengamankan, MA (33), seorang pemandu lagu (lady escort) di salah satu tempat hiburan malam di Denpasar.

Perempuan yang tinggal di Jalan Gelogor Carik, Denpasar Selatan ini diamankan dengan satu paket sabu pada 26 April 2017 sekira pukul 11.30 Wita. 

Dari pengakuan MA, akhirnya berkembang ke pemasok barang.

Yakni, IW (27), seorang pedagang buah.

IW diamankan di salah satu pasar tradisional di Denpasar.

Pria yang tinggal di Jalan Akasia Gang Buaji itu diamankan pada Rabu 26 April lalu, sekitar pukul 12.00 Wita dengan tiga paket sabu.

IW mengaku mendapat sabu dari HS, yang tidak diketahui keberadaannya.

Sabu tersebut dibeli seharga Rp 1.250.000 per gram.

"Usai membeli sabu satu gram itu, kemudian tersangka memecah kembali menjadi empat paket. IW mengaku menggunakan sabu sejak 2013 dan terakhir beberapa jam sebelum ditangkap," ungkap Hadi.

"Dan IW yang merupakan residivis kasus narkoba tahun 2013 dengan vonis satu tahun dua bulan ini menjalani vonis di LP kerobokan dan keluar tahun 2014," Arta menambahkan.

Selain empat tersangka itu, sambung Hadi, polisi juga mengamankan RAS, 28 tahun, seorang penjual tiket bus, tinggal Jalan A. Yani, Gang 1 Denpasar Utara pada Sabtu 29 April sekitar pukul19.00.

RAS diamankan dengan satu paket sabu.

RAS mengaku mendapat sabu dari RU, yang tidak diketahui keberadaannya.(*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help