TribunBali/

Menteri BUMN Tunjuk Putra Bali Jadi Dirut Pelindo III, Terkait Mega Proyek Benoa?

Diduga pergantian cepat posisi dirut ini terkait molornya megaproyek Pelabuhan Benoa, Denpasar

Menteri BUMN Tunjuk Putra Bali Jadi Dirut Pelindo III, Terkait Mega Proyek Benoa?
Istimewa
I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Menteri BUMN Rini Soemarno menunjuk putra Bali, I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra atau yang akrab dipanggil dengan Ari Askhara, sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

Diduga pergantian cepat posisi dirut ini terkait molornya megaproyek Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Namun General Manager Pelindo III Cabang Benoa, Ardhy Wahyu Basuki, menampiknya.

Menurut Ardy, terpilihnya Ari Askhara sebagai dirut baru Pelindo III menggantikan posisi Orias Petrus Moedak tidak ada kaitannya dengan rencana mempercepat proyek pengembangan Pelabuhan Benoa. Menurutnya, itu hanya sebuah kebetulan semata.

 “Tidak ada kaitannya. Hanya kebetulan saja itu,” kata Ardhy Basuki saat dihubungi Tribun Bali melalui sambungan telepon, Sabtu (6/5/2017).

Ardhy pun mengaku belum sempat berkomunikasi dengan Ari Askhara. Itu sebabnya, Ari Askhara disebut belum sempat memberikan arahan apapun terkait dengan misi Pelindo III ke depannya.

Penunjukan Ari Askhara sebagai Dirut Pelindo III menggantikan Orias Petrus Moedak dilakukan pada rapat umum pemegang saham (RUPS) di Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Adapun Petrus kini ditugaskan Kementerian BUMN sebagai Direktur Keuangan PT Bukit Asam (Persero) Tbk.,

Petrus sendiri belum genap setahun menjabat.

Deputi Bidang Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN Pontas Tambunan mengatakan penunjukan Ari Askhara sebagai Dirut Pelindo III tertuang dalam keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-89/MBU/5/2017.

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help