TribunBali/

Detik-Detik Ribuan Mahasiswa Unud Turun ke Jalan Gemakan 4 Pilar Negara Tolak Radikalisme!

Ribuan keluarga besar Unud dari rektor, dekan, dosen dan mahasiswa memadati satu bahu jalan tersebut

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Arus lalu lintas di Jalan PB. Sudirman tersendat hal ini akibat adanya penutupan arus karena di depan Kampus Univesitas Udayana (Unud) terdapat aksi damai, Selasa (9/5/2017).

Ribuan keluarga besar Unud dari rektor, dekan, dosen dan mahasiswa memadati satu bahu jalan tersebut.

Aksi ini merupakan Deklarasi Damai Keluarga Besar Unud ‘Kita Indonesia’ Dari Kita Udayana Untuk Indonesia.

Nyanyian lagu-lagu kebangsaan menggema disana.

Baca: Tangis Dan Teriakan Mahasiswa Unud Ditengah Ancaman Perusakan Keberagaman Oleh Pemberontak

Baca: Tulisan Tiga Ajudan Ahok ini Bikin Linimasa Sedih, Begini Isinya

Baca: Kompleks ‘Jagung’ di Lokalisasi Padang Galak Ditutup, Pemkot Denpasar Kaget

Baca: Tergusur Dari Padang Galak, Para PSK Pindah Ke Tempat Baru Yang Lebih Besar ‘Enakan Gini Mah’

Tak lama pertunjukkan teatrikal ditampilkan oleh para mahasiswa.

“Ini kan deklarasi bukan demo. Demo kepada siapa kita ndak demo. Ini deklarasi damai kita juga menurunkan dosennya karena ini harus dijaga jangan sampai melenceng dari koridor deklarasi damai,” jelas Rektor Unud, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika.

Ia menambahkan deklarasi damai ini lebih ke arah menyuarakan empat konsep pilar negara Indonesia.

“Jadi NKRI, Pancasila, kemudian UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. Hal semacam itu tetap perlu disuarakan,” tegasnya.

Aksi damai ini bentuk sikap penolakan segala bentuk radikalisme dan intoleransi di Indonesia dan di kampus Unud pada khususnya dan menolak mengganti ideologi Pancasila.

Serta mendukung pemerintah dalam upaya penegakan hukum dan pembubaran organisasi, pergerakan serta paham-paham radikalisme.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help