TribunBali/

Telkomsel Luncurkan Program CSR Baktiku Negeriku

Telkomsel meluncurkan program CSR (Corporate Social Responsibility) ‘Baktiku Negeriku’

Telkomsel Luncurkan Program CSR Baktiku Negeriku
Istimewa
Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah (tengah), Direktur Human Capital Management Telkomsel Irfan Tachrir (kanan), dan Ketua Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT) Budi Mulia (kiri), seusai peluncuran program CSR (Corporate Social Responsibility) ‘Baktiku Negeriku’ , di Telkomsel Smart Office. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Telkomsel meluncurkan program CSR (Corporate Social Responsibility) ‘Baktiku Negeriku’, yaitu program bantuan bagi masyarakat  dengan fokus pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui teknologi, pemberdayaan masyarakat serta pendidikan.

Program yang melibatkan partisipasi langsung dari para karyawan Telkomsel ini, meliputi berbagai aktivitas seperti kerja sukarela karyawan (employee volunteering), gerakan peduli lingkungan (green movement), pembangunan fasilitas pusat digital (digital center), serta pembangunan infrastruktur.

 Peluncuran ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, antara Direktur Human Capital Management Telkomsel, Irfan Tachrir, dengan Ketua Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat), Budi Mulia, disaksikan Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah.

Sepakat menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan Employee Volunteering, sehingga selain karyawan dapat berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, program ini diharapkan dapat  mendukung terjalinnya hubungan industrial yang harmonis antara karyawan dan perusahaan.

 Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, mengatakan Telkomsel sebagai perusahaan yang beroperasi dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin memberikan manfaat lebih kepada lingkungannya.

“Program CSR Baktiku Negeriku, adalah salah satu wujud nyata dukungan Telkomsel dalam mengembangkan potensi masyarakat. Kami harap program ini meningkatkan daya kompetisi masyarakat sehingga ke depannya mendapatkan taraf kehidupan yang lebih baik,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Rabu (10/5/2017).

 Baktiku Negeriku, kata dia, dipersiapkan sejak Mei 2017 dan pelaksanaannya di lapangan akan dimulai pada Juli 2017 di delapan titik daerah pelosok dari Sumatera, Jawa, hingga kepulauan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua.

Lokasi terpilih ini, merupakan daerah-daerah dengan taraf kehidupan masyarakat relatif rendah namun memiliki potensi sumber daya alam dan kearifan lokal yang unik.

Program Baktiku Negeriku meliputi program mentoring bagi anak muda setempat, mengenai pemanfaatan teknologi informasi dengan melibatkan kelompok pemuda desa atau karang taruna.

“Pelatihan ini ditujukan agar mereka dapat berperan sebagai ‘agen perubahan’ yang akan memimpin komunitas lokal, menuju kehidupan yang lebih baik dengan memanfaatkan ekosistem digital,” imbuhnya. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help