TribunBali/

Bukaloka Raih Pendanaan dari Investor, UMKM Makin Dimanja dengan Inovasi Layanannya

Inovasi teknologi pemuda bali ini memungkinkan para pelaku UMKM dapat memiliki website toko online yang bisa menggunakan nama domainnya sendiri

Bukaloka Raih Pendanaan dari Investor, UMKM Makin Dimanja dengan Inovasi Layanannya
Istimewa

TRIBUN-BALI.COM- Pelaku UMKM di bali mungkin sudah tidak asing lagi dengan kehadiran Bukaloka yang di luncurkan di art centre 19 november tahun lalu bersama Walikota Denpasar, Di setiap kegiatan kampanye bukaloka, selalu menyebutkan, CARA BARU JUALAN ONLINE, dengan berjualan di bukaloka, para UMKM difasilitasi dengan toko online untuk bisnisnya sendiri yang terintegrasi dengan platform situs jual belinya untuk lebih mudah menjangkau pelanggan lewat internet.

Hal ini membuktikan bahwa kali ini, bali bukan hanya memiliki sektor pariwisata, namun ekosistem startup digital yang di gawangi pemuda bali mulai tumbuh. inovasi teknologi pemuda bali ini memungkinkan para pelaku UMKM dapat memiliki website toko online yang bisa menggunakan nama domainnya sendiri dan terintegrasi dengan platform jual belinya Bukaloka, mengumumkan mendapatkan pendanaan investasi yang berasal dari STIKOM Grup dengan skema investasi kepemilikan saham di Bukaloka

Melalui dana investasi yang diterima Bukaloka, Selain digunakan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur teknologi serta menambah talenta SDM terbaik, Bukaloka akan fokus untuk melakukan edukasi target pasar.

“Menurut kami skema ini merupakan hal baru dalam industri ecommerce, karena yang diketahui pada umumnya, kalo kita sebagai penjual, dan mau numpang jualan di situs jual beli atau marketplace, penjual hanya membuat account di marketplace tersebut, lalu upload photo produk untuk menampilkan photo produk mereka di situs jual beli tersebut, dan selesai. 

nah, apa yang di tawarkan bukaloka ini berbeda dari hal pada umumnya, dan sangat bermanfaat bagi UMKM yang memang serius dalam mengembangkan bisnisnya, apalagi UMKM yang memiliki brand sendiri. karena, mau sampe kapan jualan nebeng terus, apalagi kalo punya brand sendiri, kasian brandnya dong ?, kalo sekarang ada inovasi yang gak harus nebeng dan bisa menciptakan transaksi serta memperkuat brand lewat internet, kenapa enggak kan ? hehe, dan kalo ada UMKM yang menggunakan bukaloka, dan juga mereka memang sudah bisa marketing atau paham dalam hal SEO pada website, akan lebih bagus, dia bisa mempopulerkan websitenya sendiri di mesin pencari besar seperti google menggunakan fitur yang sudah tersedia di bukaloka, namun tanpa mereka memiliki kemampuan marketing atau SEO pun, karena terintegrasi dengan situs jual beli, jadi pengunjung dan transaksi yang terjadi di dalam masing-masing website yang dimiliki penjual datang dari platform situs jual beli bukaloka, integrasi ini meliputi pengelolaan produk, sistem pembayaran, logistic, dan order.

jadi dengan dana investasi ini kita mau fokus untuk edukasi pasar dan meningkatkan kualitas produk & layanan, Misi kita kepada sektor UMKM bukan hanya dapat memberikan kepercayaan dan menciptakan transaksi bagi mereka, tapi juga gimana caranya mereka bisa memiliki situs atau toko online sendiri untuk bisnisnya yang mampu menciptakan customer base, repeat order & brand awareness di dalam target pasarnya dengan menggunakan bukaloka, karena hal itu yang bisa membuat bisnis UMKM bisa sustain, bukan hanya soal berapa jumlah order yang di dapatkan saja" - Ungkap Aditya Santana - Pendiri & CEO Bukaloka

Alasan Aditya Santana memilih STIKOM Group sebagai investor strategisnya bukan hanya sekedar meraih pundi sebagai pendanaannya saja. 

“Dengan memilih STIKOM sebagai investor kami, akhirnya kita tetap di bali dan gak harus angkat kaki dari bali untuk berkantor di luar bali, bukan karena kami berfikir sempit dan menghindari persaingan disuatu daerah yang ekosistemnya sudah hidup, ya kita dari bali dan berkarya dibali, setidaknya apa yang kita perbuat bisa berdampak pada sekitar dulu dan bukan berarti untuk kita bisa tumbuh harus keluar bali juga kan ? ekosistem di sini kalo bukan kita yang buat siapa lagi ?, selain itu, Kita ini kan sebuah startup teknologi, dan STIKOM juga kiprahnya teknologi yang banyak memiliki SDM terbaik dalam bidang teknologi yang juga nantinya bisa berkolaborasi dalam menigkatkan kualitas teknolgi bukaloka dalam mengembangkan layanan kepada pengguna.

Lain daripada itu, karena kami juga memiliki visi misi yang sama antara Bukaloka & STIKOM terhadap sektor UMKM, lalu yang terakhir, karena jaringan network yang dimiliki STIKOM Group yang di harapkan mampu mendongkrak pertumbuhan bukaloka.”, Tambah Aditya Santana - Pendiri & CEO Bukaloka 

Namun jumlah pasti dana investasi yang telah dikucurkan STIKOM Grup kepada bukaloka tidak di sebutkan, 

“Akan tetapi intinya Bukaloka masih menjadi pemegang saham dominan, dan dalam investasi ini telah mampu mencetak valuasi Bukaloka menjadi 10 digit Rupiah dengan baru hanya berjalan kurang lebih 4 bulan, dan sekarang kita boleh bangga lah, karena Generasi muda asli Bali bisa konsisten dalam merealisasikan ide, lalu menciptakan produk yang dapat memberi manfaat bagi masyarakat khususnya UMKM, kita bermimpi, Bali juga bisa ada banyak kantor startup yang di bangun oleh pemuda asli Bali dan berpengaruh di dalam industri” Ucap Aditya Santana

Nah, jadi jika kamu sedang menjalani usaha dan mencari sebuah fasilitas yang bisa membatu bisnismu berkembang lewat internet, kalian bisa coba inovasi baru karya pemuda bali ini dengan gratis di www.bukaloka.com.(*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help