TribunBali/

Liga 1 Indonesia

Bali United vs Boreno FC: Kolaborasi Eko dan WCP Diyakini Bangkitkan Serdadu Tridatu

kenyataan lain adalah Coach Eko yang hanya caretaker, tapi ia memiliki visi permainan yang jelas dan tidak neko-neko untuk melanjutkan fondasi yang te

Bali United vs Boreno FC: Kolaborasi Eko dan WCP Diyakini Bangkitkan Serdadu Tridatu
antara foto
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Bagaimana Bali United bisa bermain maksimal di bawah debut sang pelatih Widodo Cahyono Putro (WCP)? Jawabannya tentu tidak sederhana, WCP datang dengan sajian berbagai karakter pemain.

Dua laga di Liga 1, Bali United mencatat hasil buruk yang berujung pada pemecatan sang pelatih Hans Peter. Eko Purdjianto tampil sebagai caretaker, dan hasilnya cukup menggembirakan, yakni mencatat dua kemenangan.

Namun pada laga ketiga kontra Mitra Kukar, Eko mendapat masalah. Empat pemain, dua di antaranya yang dipercaya Eko pada dua laga kontra Persela dan Semen Padang harus bergabung dengan timnas. Lalu bek tengah Agus Nova mendadak demam dan flu.

Eko mengubah skema pemain untuk menjalankan mesin formasi 4-3-3. Abdul Rahman dipasang mengganti Agus Nova, Made Andhika mengisi posisi Ricky Fajrin, dan Samsul Pelu menggantikan Yabes Roni. Dan Hasilnya, Bali United yang sempat unggul lebih dulu harus merelakan tiga poin pada tuan rumah.

Kenyataan lain adalah Coach Eko yang hanya caretaker, tapi ia memiliki visi permainan yang jelas dan tidak neko-neko untuk melanjutkan fondasi yang telah dibangun bosnya terdahulu Indra Sjafri.

Bentuk tim ketika bertahan dan kemampuan untuk melakukan serangan balik adalah senjata khas Bali United. Namun saat pemain yang dianggap mampu tengah berhalangan, komposisi tim goyah.

Ketiadaan pelatih utama tetap membuat sang caretaker, justru menunjukkan kejeniusannya dalam meracik tim. Namun, manajemen Bali United tak mau melihat tim "pincang", dan mendatangkan WCP sebagai pelatih kepala.

Indra Sjafri sempat memuji Eko sebagai asisten terbaiknya. Dan sebagai rekan, Indra pun merekomendasikan WCP untuk memegang kunci skuat Bali United saat ini. Kini di tangan Eko dan WCP disebut-sebut akan mengembalikan gaya permainan Bali United.

Filosofi 4-3-3 yang dua tahun sebelumnya dibentuk bersama pelatih Indra Sjafri, akan dimodifikasi WCP. Pakem bermain 4-3-3 dengan sejumlah kreativitas yang dilakukan dinilai sudah menyatu dengan skuat Bali United.

Meski diubah menjadi 4-2-1-3 dan terkadang menjadi 4-2-3-1, formasi dasar 4-3-3 dinilai efektif. Pemain merasa nyaman dengan filosofi bermain ini. Rasa nyaman itu, membuat permainan Bali United lebih dinamis.

Halaman
12
Penulis: Marianus Seran
Editor: Rizki Laelani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help