TribunBali/

Duh, Pak Guru MI Cabuli Muridnya di Dalam Kelas dan di Rumah, Diancam Tidak Naik Kelas

Terungkap di persidangan, perbuatan bejat Samsul dilakukan beberapa kali, yaitu di rumah dan di ruang kelas yayasan.

Duh, Pak Guru MI Cabuli Muridnya di Dalam Kelas dan di Rumah, Diancam Tidak Naik Kelas
Surya
Ilustrasi 

TRIUN-BALI.COM - Samsul Huda (44), warga Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, divonis hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider enam bulan tahanan.

Vonis yang berat itu dijatuhkan hakim PN Gresik karena dia terbukti bersalah telah melakukan pencabulan terhadap santrinya sendiri yang berusia 12 tahun.

Kejahatan asusila itu dia lakukan saat masih menjabat sebagai Ketua Yayasan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Sembung, Wringinanom, pada 2013 silam. 

Terungkap di persidangan, perbuatan bejat Samsul dilakukan beberapa kali, yaitu di rumah dan di ruang kelas yayasan. 

Saat kejahatannya dilakukan di rumah, Samsul mulanya meminta korban dan temannya datang ke rumah.

Setelah keduanya datang, teman korban disuruh membeli sayur.

Nah, ketika korban sendirian, Samsul menariknya ke ruang tamu dan melampiaskan hasratnya di atas karpet. 

Ketika itu, rumah memang dalam kondisi sepi karena istri Samsul sedang meninggalkan rumah. 

Untuk membuat takut korbannya, Samsul sempat mengancam bakal membuatnya tidak naik kelas.

Tak hanya itu, korban juga dijanjikan mendapat kunci jawaban ujian sekolah serta diberi uang saku sebesar Rp 10 ribu. 

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help