TribunBali/
Home »

Bali

Insentif Guru dan TU Non-PNS di Badung Belum Cair, Sentana Sebut Konyol

DPRD Badung pun berencana memanggil pihak Disdikpora sesegera mungkin untuk mempertanyakan kejelasan masalah tersebut.

Insentif Guru dan TU Non-PNS di Badung Belum Cair, Sentana Sebut Konyol
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Sentana menyebut Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung tidak masuk akal.

Pasalnya, tak keluarnya insentif untuk guru non-PNS di sekolah swasta sejak Januari ini terbentur regulasi.

DPRD Badung pun berencana memanggil pihak Disdikpora sesegera mungkin untuk mempertanyakan kejelasan masalah tersebut.

“Ini kan termasuk konyol. Masak alasan tak keluarnya insentif karena regulasi. Sementara regulasinya belum diketahui. Kami akan panggil pihak Disdikpora untuk mempertanyakannya,” kata Sentana, Rabu (17/5/2017).

Dia mengungkapkan, tak cairnya insentif tidak dialami pada guru non-PNS saja, melainkan juga pada tenaga Tata Usaha (TU) non-PNS.

“Nah ini sebenarnya kan tak boleh terjadi. Apalagi Bupati sudah menyatakan bahwa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Badung,” sentil wakil rakyat asal Blahkiuh, Abinsemal ini seraya mengatakan akan memangil Disdikpora untuk mempertanyakan permasalahan apa yang menjadi kendala selama ini.

Menurut Sentana, jika melakukan rekrutmen dan anggarannya belum terpasang di APBD merupakan sebuah tindakan konyol.

Terlebih lagi ada penambahan tenaga non-PNS di Badung.

“Semestinya anggaran dulu terpasang, kemudian regulasinya sudah jelas, baru ada penambahan personalia di Badung,” imbuhnya.

Politisi Partai Gerindra ini kembali menegaskan bahwa jika dasar hukumnya belum kuat, rekrutmen belum boleh dilakukan.

Halaman
12
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help