TribunBali/

Siswi Banyuwangi Yang Tulis Soal Keberagaman di Facebok Curhat Akunnya Tak Bisa Dibuka

Ia bercerita jika akun Facebook-nya sudah tidak bisa dibuka sejak Rabu malam setelah menulis status terkait keberagaman

Siswi Banyuwangi Yang Tulis Soal Keberagaman di Facebok Curhat Akunnya Tak Bisa Dibuka
(KOMPAS.com/Ira Rachmawati)
Bupati Anas saat bertemu Afi di Kantor Pemda Banyuwangi Kamis (18/5/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Afi Nihaya Faradisa, remaja asal Banyuwangi yang tulisan inspiratifnya viral di media sosial, curhat kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat diundang sarapan di Kantor Pemda Banyuwangi Kamis (18/5/2017).

Ia bercerita jika akun Facebook-nya sudah tidak bisa dibuka sejak Rabu malam setelah menulis status terkait keberagaman yang berjudul warisan.

"Status saya yang terakhir tentang keberagaman sudah dibagikan 17 ribu kali dan yang komentar ada 5 ribuan orang. Tapi tiba-tiba saja tidak bisa dibuka. Sepertinya ada yang nggak suka jadi ada yang melaporkan untuk menghentikan agar status tidak viral di media sosial," kata Afi kepada Bupati Anas.

Baca: Mengagumkan, Tulisan Kritis Siswi SMA Asal Banyuwangi Soal Keberagaman Ini Jadi Viral

Dalam statusnya, putri pasangan Wahyudi dan Sumarti menulis, jika kewarganegaraan, nama dan agama adalah warisan.

Selain itu, siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi itu juga meminta agar Pemkab Banyuwangi lebih memerhatikan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh paham radikal yang saat ini sedang marak.

"Saya merasakan sendiri bagaimana paham radikal begitu hebat mempengaruhi teman-teman saya. Akhirnya mereka tidak bisa menerima perbedaan yang ada di sekitar, seperti perbedaan agama contohnya," jelasnya.

Perempuan yang memiliki pengikuti Facebook sebanyak 270.000 orang itu berharap dengan tulisan yang dibagikan, ia bisa menyebarkan pesan perdamaian khususnya di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Anas mengatakan dia mengetahui tulisan Afi dari media sosial.

Tulisan Afi banyak menyita perhatian orang dan statusnya banyak dibagikan. 

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help