TribunBali/

Ayah Afi Kaget Lihat Status Anaknya yang Viral di Media Sosial, Ini Katanya!

Berbeda dari status remaja seusianya, status gadis yang akrab dipanggil Afi tersebut sangat inspiratif serta kritis.

Ayah Afi Kaget Lihat Status Anaknya yang Viral di Media Sosial, Ini Katanya!
TribunJatim/Haorrahman
Afi saat diajak Bupati Anas untuk makan bersama 

Saya ingin tahu apa kerugian yang saya timbulkan sampai-sampai banyak orang melaporkan akun saya secara bersamaan.

Pihak Facebook telah men-suspend/melumpuhkan akun saya selama hampir 24 jam, saat tulisan berjudul WARISAN sedang ramai-ramainya dibagikan.

Selama kurun waktu tersebut, akun saya menghilang. Saya sedih.

Di depan mata, upaya saya sejak lama tiba-tiba sirna. Saya merasa bahwa inilah akhirnya

Saya tidak menyangka, ternyata masih banyak orang yang menentang takdir Tuhan dengan meludahi perbedaan.

Saya bertanya-tanya,

Mengapa jika ego berbicara, gaungnya melebihi nurani kita yang sama-sama ciptaan-Nya?

Siang tadi, saat saya masih ada di balai kota, saat saya menjawab pertanyaan rekan media, ada gerimis dalam hati ini ketika menyaksikan beberapa teman dan followers FB sedang mencoba memviralkan hashtag #FACEBOOKbringbackAFI dengan harapan agar akun saya bisa segera pulih.

Padahal orang-orang itu tidak pernah bertemu secara langsung dengan saya, tapi mereka begitu peduli.

Mereka percaya pada niat baik dan kesungguhan saya dalam menebarkan kebermanfaatan.

Masih banyak orang yang mendukung kedamaian dalam diam.

Masih banyak orang yang menopang saya untuk berdiri, walau mereka 'sunyi'.

Peristiwa ini menguji saya pribadi.

Menguji apakah saya benar-benar bisa sebaik tulisan saya saat menghadapi persoalan sungguhan, sekaligus mengetahui mana teman yang bukan hanya datang saat senang.

Beribu terima kasih pada Anda semua.

Tanpa Anda, saya tidak akan bisa apa-apa.

Saya TIDAK memiliki akun lain di situs facebook kecuali www.facebook.com/afinihaya

Saya memiliki akun instagram di @afi.nihayafaradisa dan email afinihayafaradisa@gmail.com

Selain yang saya sebutkan di atas, semuanya palsu termasuk fanpage, website, twitter, dan lainnya.

Saya muslim dan saya cinta saudara-saudara lain agama.

Saya percaya bahwa saya bukanlah satu-satunya muslim yang menghargai perbedaan, mentoleransi keragaman yang adalah bagian dari kehendak Tuhan.

Masih ada banyak orang yang saya rasa perlu untuk membaca tulisan WARISAN.

Sayangnya, viralnya tulisan itu berusaha dihentikan oleh "berbagai pihak" selama beberapa waktu.

Maka, jika Anda berkenan, saya meminta dengan sangat agar Anda yang belum/sudah share untuk share tulisan itu lagi.

Semoga Tuhan merahmati. (*)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help