TribunBali/

Sadis, Suami Tega Bunuh Istri karena Terbakar Api Cemburu

Tak sia-sia, akhinya setelah lebih kurang dua pekan melakukan pemburuan, terduga pelaku pembunuhan pun akhirnya terungkap.

Sadis, Suami Tega Bunuh Istri karena Terbakar Api Cemburu
Tribun Pekanbaru
Tersangka pembunuhan terhadap Resnawati, Mardan diperlihatkan saat ekpos di Polresta Pekanbaru, Kamis (18/5/2017). Mardan yang merupakan suami korban mencekik korban hingga tewas karena motif cemburu, jasad korban lalu di letakkan disemak-semak dibawah pohon pisang dibelakang ruko, Jalan Paus Pekanbaru. Jasad korban ditemukan lebih dari seminggu kemudian dengan kondisi yang sudah membusuk. Mardan ditangkap polisi di ruang tunggu Bandara Internasional Minang Kabau, Sumatera Barat, pada hari Rabu (17/5). 

Saat itu, ketiganya sedang bersih-bersih di bagian lantai 3 ruko. Tiba-tiba, hidung Ridwan mencium aroma bangkai yang sangat menyengat.

Hal tersebut lalu disampaikan kepada Mekel dan Romi. Mereka pun mencoba mencari sumber bau busuk tersebut.

Alhasil, dari kejauhan Ridwan kemudian melihat sesuatu seperti bangkai hewan yang diduga merupakan sumber bau busuk.

Temuan tersebut selanjutnya dikroscek oleh Romi yang langsung turun dan mencoba mendekat ke arah sumber bau tersebut.

Namun alangkah terkejutnya ia saat dilihat dari dekat ternyata sesosok jasad manusia.

Kasus dugaan pembunuhan terhadap Resnawati, menurut Kepala Bagian Operasi Polresta Pekanbaru Kompol Indra Andiarta, dapat dipastikan penyebab kematian korban tersebut adalah akibat kekerasan benda tumpul pada leher.

Hal itu dikatakan Indra kala membeberkan sebab kematian korban menurut hasil autopsi pihak Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

"Pada jasad korban ditemukan luka lecet pada leher dan lutut, memar pada perut, resapan darah pada otot leher sehingga patah tulang lidah dan tulang rawan gondok akibat kekerasan benda tumpul," terang Indra.

Sementara itu, untuk perkara ini, ia mengatakan belum dikategorikan termasuk tindakan pembunuhan berencana. Indra mengatakan, pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku.

"Untuk sementara belum kami terapkan pasal tersebut (pembunuhan berencana.red). Namun bukan tidak mungkin nanti sesuai perkembangan penyidikan akan diterapkan terhadap pelaku," ujarnya. (*)
 

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help