TribunBali/

Ini Berbagai Mitos Tentang Operasi Caesar yang Sebaiknya Diabaikan

berbagai mitos mengenai operasi caesar yang pasti sering Ibu dengar, namun sebaiknya diabaikan saja.

Ini Berbagai Mitos Tentang Operasi Caesar yang Sebaiknya Diabaikan
GRID.ID
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Sebagian kaum perempuan tentu saja memiliki impian bisa melakukan persalinan secara normal.

Namun, beberapa kondisi yang dialami Ibu hamil dapat membuat harapan itu terpaksa batal di tengah jalan.

Tentu tidak ada Ibu yang nekat menginginkan persalinan normal ketika dokter menyatakan bahwa detak jantung bayi di dalam perut mendadak turun dengan drastis.

 Atau, tali pusar sudah membelit leher bayi di rahim Ibu. Akhirnya, operasi caesar pun menjadi pilihan untuk menyelamatkan si calon bayi dan Ibu.

Tentu, ada sedikit perasaan sedih yang muncul ketika Ibu tidak dapat melakukan persalinan normal.

Terlebih ada sederet mitos tentang operasi caesar yang cukup "menakutkan" bagi Ibu.

Namun, sembilan mitos tentang operasi caesar ini sebenarnya tidak selalu benar:

1. Ikatan antara anak dan Ibu akan sulit.

Mitos ini dipercaya karena setelah operasi caesar anak tidak langsung melakukan kontak kulit dengan Ibu.

Padahal, kontak kulit dibutuhkan untuk membantu menstabilkan pernapasan dan suhu tubuh bayi. Namun proses ini akan sulit dilakukan setelah operasi caesar.

Halaman
1234
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help