TribunBali/

Sembari Menangis, Angelina Sondakh: Bapak Tidak Pernah Dipenjara Sih!

Terpidana korupsi proyek wisma atlet di Palembang, Angelina Sondakh menangis saat bersaksi untuk terdakwa Choel Mallarangeng

Sembari Menangis, Angelina Sondakh: Bapak Tidak Pernah Dipenjara Sih!
NET
Angelina Sondakh 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Terpidana korupsi proyek wisma atlet di Palembang, Angelina Sondakh menangis saat bersaksi untuk terdakwa Choel Mallarangeng di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Pasalnya Angelina Sondakh merasa ditekan penasehat hukum Choel untuk mengakui pertemuan di Hotel Athelete Century sekitar tahun 2010.

Saat itu pengacara Choel, Luhut MP Pangaribuan bertanya apakah Angelina Sondakh pernah rapat bersama dengan Direktur Refa Medika Lisa Lukitanawati di hotel tersebut.

"Saya tidak kenal Bu Lisa. Saya sudah berusaha menjelaskan apa yang saya ketahui. Kalau saya dicecar begitu saya keberatan. Saya di sini sudah bersedia memberikan penjelasan. Saya mohon dihargai pengacara," kata Angie di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Dalam penjelasannya, Angelina Sondakh mengatakan sudah memberikan penjelasan mengenai dugaan rapat di Hotel Athelete Century tersebut.

Politikus Partai Demokrat itu meminta agar ditunjukkan dokumen yang menandakan dia rapat pada tanggal dan bulan secara spesifik sesuai dengan yang ditanyakan penasehat hukum Choel.

"Betul nggak saudara tidak ingat persis apakah saudara rapat di Hotel Century hari Sabtu sekitar Juni atau Juli?" tanya Luhut Pangaribuan.

"Pak tujuh tahun yang lalu mana saya ingat tanggalnya. Tolong tunjukkan saya dokumennya. Saya 2015 sudah dipenjara. Jadi mengingat itu tanggal persisnya sangat sulit bagi saya. Yang saya tahu kalau saya dibantu dokumen ketika sudah dtietapkan RKAAKL (Rencana Kerja & Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) tidak ada lagi rapat selanjutnya," ujar  Angelina Sondakh.

Luhut kemudian kembali bertanya kepada Angie.

Kata Luhut, Lisa tidak pernah mengatakan rapat dengan Angie.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help