TribunBali/

Bagaimana Tuan Rumah Piala Dunia 2022 Setelah Qatar Diboikot?

Pemboikotan, pemutusan hubungan diplomatik serta isu keberpihakan pada terorisme membuat perekonomian Qatar merosot.

Bagaimana Tuan Rumah Piala Dunia 2022 Setelah Qatar Diboikot?
ist
Piala Dunia Qatar 2022 

TRIBUN-BALI.COM - Sebanyak tujuh negara telah memboikot dan memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

Negara penyelenggara Piala Dunia 2022 itu diduga telah mendukung gerakan terorisme, terutama di Suriah dan Irak.

Aliansi antiQatar dipimpin oleh Arab Saudi yang beranggotakan, Yaman, Uni Emirat Arab, Barhain, Mesir, Maladewa dan Libya.

Pemboikotan, pemutusan hubungan diplomatik serta isu keberpihakan pada terorisme membuat perekonomian Qatar merosot.

Baca: 10 Pemicu Krisis Diplomatik Yang Menjadi Ancaman di Qatar Mulai Kebohongan Hingga ‘Hujan Uang’

Baca: Putus Hubungan Diplomatik dengan Arab, Warga Qatar Terancam Kelaparan, Swalayan Kini Diserbu

Kekacauan mulai terjadi, penduduk beramai-ramai memasok makanan untuk mengamankan diri dari serangan yang tak diinginkan.

Ada sekitar 14 hari untuk penduduk meninggalkan Qatar.

Di samping itu daerah-daerah yang berada di sekitar perbatasan termsuk lokasi tinggalnya eks Barcelona Xavi Hernandez telah ditutup. 

Untuk menjaga stabilisasi negara, pihak berwenang Qatar telah memastikan putusnya hubungan diplomatik tidak akan menimbulkan krisis. 

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help