Anaknya Step, Sang Ibu Sampai Teriak-teriak di RSUD Buleleng, Disebut Malah Suruh Cari Obat Sendiri

Kesabaran pasien kembali diuji, sebab kedatangan dokter terkesan masih sangat lamban.

Anaknya Step, Sang Ibu Sampai Teriak-teriak di RSUD Buleleng, Disebut Malah Suruh Cari Obat Sendiri
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali / Ratu Ayu Desiani 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng kembali dikeluhkan warga.

Keluhan-keluhan itu dilontarkan secara langsung oleh pasien kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng.

Warga mengadu pelayanan RSUD Buleleng terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) masih buruk.

Demikian juga dengan kunjungan dokter ke masing-masing ruang perawatan.

Kesabaran pasien kembali diuji, sebab kedatangan dokter terkesan masih sangat lamban. 

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, bersama Wakil Ketua DPRD Buleleng, Made Adi Purnawijaya pada Selasa (6/6) siang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Buleleng.

Mereka langsung menyusuri ruang perawatan pasien untuk berdialog serta meninjau kelayakan alat kesehatan milik RS tersebut.

Ditemui disela-sela sidak, Made Adi Purnawijaya mengatakan, sidak ini sengaja dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan yang diberikan oleh RSUD Buleleng. Keluhannyua bermacam-macam.

"Banyak yang mengeluh kalau di IGD itu pasien tidak langusng ditangani. Ada anak kecil yang step, ibunya sampai terik-teriak karena pihak medis di sana tidak langsung memberikan penanganan. Keluarganya malah dikasih resep untuk mencari obat sendiri. Pasien ini dilarikan ke IGD RSUD Buleleng beberapa bulan yang lalu," beber Adi.

Halaman
123
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved