TribunBali/

Belum Diautopsi, Penyebab Kematian Pria di Jalan Merdeka Belum Bisa Diketahui

Jenazah pria yang ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya Jalan Merdeka, Denpasar, Bali, Minggu (11/6/2017) kemarin malam hingga hari ini belum diket

Belum Diautopsi, Penyebab Kematian Pria di Jalan Merdeka Belum Bisa Diketahui
Tribun Bali/Edi Suwiknyo
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Hisyam Mudin.

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jenazah pria yang ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya Jalan Merdeka, Denpasar,  Bali, Minggu (11/6/2017) kemarin malam hingga hari ini belum diketahui penyebab kematiannya.

Informasi yang dihimpun, jenazah pria yang diketahui bernama Osa Kesuma (45) asal Surabaya tersebut ditemukan tewas dengan mulut berbusa di kamar kosnya Jalan Merdeka VI nomor III, Denpasar, Bali.

Setelah ditemukan tak bernyawa, jenazah korban pun dilarikan ke RSUP Sanglah, Denpasar untuk selanjutnya dilakukan autopsi.

Kepala Instalasi Forensik, dr. Dudut Rustyadi saat dikonfirmasi mengatakan jenazah diterima di Forensik RS Sanglah sekitar pukul 21.30 Wita tadi malam.

Terkait penyebab kematian korban, Dudut mengatakatan belum bisa diketahui karena jenazah belum dilakukan tindakan autopsi.

Untuk kapan akan dilakukan autopsi, pihak Forensik RS Sanglah, Denpasar masih menunggu pihak keluarga.

Dari hasil pemeriksaan luar (PL), jenazah korban ditemukan luka memar pada lengan kanan akibat benturan sehingga korban mengalami trauma tumpul.

Terkait dengan adanya tindakan kekerasan seperti dipukul orang, Dudut mengatakan tidak bisa ditentukan.

"Gak bisa kita tentukan. Karena terbentur, tekanan juga bisa menimbulkan memar, "kata Dudut

Sementara itu, Dudut juga mengatakan, busa yang terdapat pada mulut korban karena lendir pada saluran nafas atau pencernaan yang mengakibatkan adanya udara keluar masuk dengan cepat. "Jadi seperti dikocok, "ujarnya singkat. (*)

Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help