TribunBali/

Ini yang Membuat Gery Divonis 12 Tahun Penjara di PN Denpasar

Gery Yudianto (32) terdakwa dalam kasus kepemilikan ganja seberat 18 kilogram hanya bisa tertunduk saat mendengarkan majelis hakim Pengadilan Negeri D

Ini yang Membuat Gery Divonis 12 Tahun Penjara di PN Denpasar
Tribun Bali
Gery Rudiyanto menutupi wajahnya dengan masker saat menjalani sidang putusan, Selasa (13/6) di PN Denpasar. Gery menutupi wajahnya karena sakit tubercolosis yang dideritanya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gery Yudianto (32) terdakwa dalam kasus kepemilikan ganja seberat 18 kilogram hanya bisa tertunduk saat mendengarkan majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar membacakan putusannya, Selasa (13/6/2017).

Dalam amar putusan majelis hakim menjatuhkan vonis kepada rekan dari Ronny Martuaman Purba alias Rony M Purba alias Maratuaman (terdakwa dalam berkas terpisah) ini dengan pidana penjara selama 12 tahun.

Selain pidana badan, Gery juga dijatuhi hukuman denda Rp 1,5 miliar, subsider 4 bulan kurungan.

Majelis hakim pimpinan I Made Pasek dalam amar putusan menyatakan, terdakwa kelahiran Jakarta ini secara sah dan meyakinkan secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika.

Lebih lanjut, Gery dinilai telah melakukan percobaan dan pemufakatan untuk melakukan tidak pidana narkotika, tanpa hak atau melawan hukum, menerima narkotika golongan I yang dalam bentuk tanaman beratnya melebihi satu kilogram atau melebihi lima batang pohon.

Atas perbuatannya, Gery pun dijerat Pasal 114 ayat (2) jo 132 ayat (1) Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Gery Yudianto dengan pidana penjara selama 12 tahun penjara, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah agar tetap ditahan. Dan menjatuhkan denda sebesar Rp 1,5 miliar subsidair 4 bulan penjara," tegas Hakim Ketua I Made Pasek.

Atas vonis majelis hakim itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya menyatakan pikir-pikir.

Sejatinya putusan majelis hakim tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan Jaksa Eddy Arta Wijaya.

Sebelumnya, Jaksa Eddy Arta Wijaya menuntut Gery dengan pidana 17 tahun penjara. Ditambah denda Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan penjara.

Halaman
12
Penulis: Putu Candra
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help