TribunBali/
Home »

Bali

Lagi, Kader Demokrat Bali Hijrah ke Hanura

Hijrahnya kader Demokrat ke Hanura beberapa waktu lalu ternyata belum usai. Terbaru, I Gede Ardika yang masih berstatus sebagai anggota Bappilu DPD Pa

Lagi, Kader Demokrat Bali Hijrah ke Hanura
Tribun Bali
Gede Ardika (kanan) usai hijrah ke Hanura, Rabu (14/6/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hijrahnya kader Demokrat ke Hanura beberapa waktu lalu ternyata belum usai. Terbaru, I Gede Ardika yang masih berstatus sebagai anggota Bappilu DPD Partai Demokrat Bali menyatakan bergabung dengan partai besutan Oesman Sapta Odang tersebut.

Pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Buleleng pada periode 2009-2014 ini pada Rabu pagi langsung bertolak dari Buleleng. Sekitar pukul 10.00 Wita, Ardika langsung menyerahkan surat pengunduran dirinya di Kantor DPD Demokrat.

Ketika ditanya soal alasan pengunduran diri, Ardika mengelak terjadi kekecewaan terhadap Demokrat. “Saya pribadi mengucapkan terimakasih kepada Demokrat yang sudah membesarkan dan memberi kesempatan saya menjadi anggota DPRD. Terimakasih juga atas bimbingan senior Demokrat. Tapi ini pilihan hidup saya, saya harus bersikap untuk berkarya ke depannya,” katanya di Denpasar (14/6/2017).

Hanya beberapa jam kemudian, Ardika pun sudah terlihat di kantor DPD Hanura Bali di Jalan Tukad Unda Denpasar.

Kepada Sekretaris DPD Hanura Bali Gede Wirajaya Wisna, Ardika menyatakan kesiapan bergabung dengan partai pimpinan Made Sudarta tersebut.

“Hati nurani saya mengarahkan untuk bergabung dengan Partai Hanura. Apalagi saya lihat sekarang Hanura benar-benar serius dengan organisasi hingga tingkat bawah,” ujar Ardika yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Bappilu Demokrat Kabupaten Buleleng ini.

Ardika mengaku tidak ikut gelombang eksodus Demokrat ke Hanura pada bulan Januari lalu lantaran masih melihat situasi.

“Saya baru sekarang meninggalkan Demokrat karena kami selaku kader melihat sejauh mana partai, khususnya di Buleleng. Karena terus-terang saya punya perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat Buleleng.”

Saat didesak, Ardika menyebut salah satunya adalah kaderisasi yang terhambat di Buleleng. “Di saat partai lain sudah konsolidasi hingga ke bawah, hingga ke ranting, kami Musancab (Musyawarah Anak Cabang) saja belum,” urainya.

Sementara itu Sekretaris DPD Hanura Bali Gede Wirajaya yang menyambut kedatangan Ardika menyatakan terbuka terhadap masyarakat yang ingin bergabung.

“Kami mengapresiasi dan bersyukur dengan bergabungnya Pak Ardika yang memiliki rekam jejak mumpuni,” kata Gede Wirajaya.

“Bergabungnya Pak Ardika juga berarti penguatan bagi Hanura,” imbuhnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help