TribunBali/
Home »

Bali

Akui Tertarik Gabung KGB, Hanura Gianyar Tunggu Penjaringan

Mesranya Hanura dengan PDIP menuju Pilgub 2018 ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan di daerah, khususnya di Gianyar, Bali.

Akui Tertarik Gabung KGB, Hanura Gianyar Tunggu Penjaringan
ist
Partai Hanura 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mesranya Hanura dengan PDIP menuju Pilgub 2018 ternyata tidak selalu berbanding lurus dengan di daerah, khususnya di Gianyar, Bali.

Seperti diketahui, selain Pilgub, di Bali sendiri akan mengadakan dua helatan Pilkada, yakni Pilkada Gianyar dan Klungkung 2018.

Ketua DPC Hanura Gianyar, Dewa Ketut Alit Budiana mengatakan mesranya hubungan antara Hanura dengan PDIP di level provinsi jelang Pilgub menurutnya masih dalam tahap "PDKT" semata dan belum merupakan koalisi resmi.

"Itu kan baru PDKT. Resmi aja belum," katanya saat dihubungi melalui sambungan seluler, Senin (19/6/2017).

Apalagi menurutnya, pihaknya telah mendapat arahan dari DPP Hanura di Jakarta untuk mengadakan penjaringan calon bupati Gianyar sebelum melakukan komunikasi politik dengan berbagai parpol yang ada.

Penjaringan itu sendiri oleh pihaknya akan dilakukan mulai 20 Juni hingga 16 Juli 2017 mendatang.

"Niki tiang baru datang dari DPP. Arahan DPP kami harus mengadakan penjaringan dahulu untuk bakal calon. Kami buka tanggal 20 Juni sampai 16 Juli ini," tuturnya.

Dewa Alit menambahkan bahwa penjaringan tersebut bersifat umum dan terbuka bagi seluruh masyarakat Gianyar, tak terkecuali para kader Hanura.

Dirinya berharap agar para figur-figur calon bupati yang selama ini sudah banyak bermunculan untuk dapat mengikuti penjaringan yang dilakukan oleh partainya.

"Ini bersifat umum dan terbuka, siapapun boleh ikut. Kami harap banyak figur-figur yang ingin berbakti untuk Gianyar dapat ikut," paparnya.

Disinggung mengenai peluang berkoalisi dengan PDIP pada Pilkada mendatang. Dirinya memilih menjawab secara diplomatis, ia mengatakan bahwa pihaknya masih terbuka dengan berbagai partai yang ada di Gianyar.

"Kami masih terbuka dengan siapapun. Untuk di Gianyar kami masih PDKT dengan partai manapun," akunya.

Mengenai peluang bergabung dengan Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang dimotori oleh empat partai yakni Golkar-Demokrat-Gerindra-PKPI ini, dirinya  menegaskan akan bergabung KGB jika memiliki kesamaan pandangan dalam membangun Gianyar lima tahun mendatang.

Sebelumnya, saat perebutan kursi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Gianyar akhir bulan April 2017 lalu, Hanura bersama partai-partai KGB melalukan koalisi menjungkalkan PDIP dan mendapatkan dua posisi di DPRD yakni posisi Ketua Komisi III yang diduduki oleh Nyoman Artawa Putra dan Sekretaris Komisi I yang diduduki oleh Made Rai Arimbawa.

"Kalau ada kesamaan kenapa tidak," tutupnya. (*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help