TribunBali/

Sopir Diduga Ngantuk, Honda Jazz Hantam Empat Motor di Peguyangan

Tabrakan beruntun terjadi di Jl. A. Yani, Br. Tek-Tek, Peguyangan, Denpasar, Bali, Minggu (2/7/2017) malam. Diduga supir Honda Jazz tersebut mengantu

Sopir Diduga Ngantuk, Honda Jazz Hantam Empat Motor di Peguyangan
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Kondisi mobil ringsek usai menabrak empat motor di Peguyangan 

TRIBUN-BALI.COM - Tabrakan beruntun terjadi di Jl. A. Yani, Br. Tek-Tek, Peguyangan, Denpasar, Bali, Minggu (2/7/2017) malam.

Diduga sopir Honda Jazz tersebut mengantuk sehingga tak mampu mengendalikan laju mobilnya.

Pengendara mobil diketahui bernisial A (19) dari Jakarta yang saat ini sedang kuliah di Bali.

Seoarang teman dari pengendara mobil F (20) asal Malang mengatakan bahwa dia tidak tahu percis kejadian dari kecelakaan temannya.

Baca: Honda Jazz Hantam Empat Motor, Ibu dan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Ini dikarenakan bahwa mobil temanny adalah rombongan terakhir dari 7 mobil.

“Ini mobil rombongan terakhir, tahu-tahunya sudah kecelakaan. Kayaknya ngantuk karena habis kegiatan sejenis pramuka, atau mungkin di sedang nyalip gatau juga,” ujarnya saat ditemui di TKP.

Di dalam mobil sendiri ada 5 orang, 3 diantaranya sudah dibawa ke Polsek Denbar, dan 2 sudah dijemput teman lainnya.

Dari tempat camping yakni di salah satu kolam renang di daerah Badung Utara mereka akan menuju ke rumah masing-masing.

Seorang mahasiswa lainnya, yang juga melihat kondisi adik kelasnya mengatakan mereka melaksanalan kegiatan musyawarah anggota dan tidak menduga akan terjadi kegiatan seperti ini.

“Kami pulang dari kegiatan musyawarah anggota. Kami ga menduga akan terjadi seperti ini. Nanti kami akan menjenguk korban, korban sudah dibawa ke RS. Wangaya, korban ga kenapa,” ujar seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Saat ini kondisi jalan di A. Yani macet sekitar 200 meter akibat kejadian ini.

Bahkan bukan hanya menabrak empat sepeda motor, tetapi mobil tersebut juga menabrak sebuah ruko. Terlihat ruko tersebut rolling doornya rusak parah, dan beton temboknya pun hancur. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help