TribunBali/

Lakukan Penganiayaan Berat di Sumenep, Elong Sembunyi di Kuta

Baru 22 hari lolos dari pengejaran polisi di Sumenep, Jawa Timur, Nurul Fajri alias Elong (23) yang terlibat kasus penganiayaan berat di Kangean, Sume

Lakukan Penganiayaan Berat di Sumenep, Elong Sembunyi di Kuta
Istimewa
Tim Resmob Polresta Denpasar saat menyerahkan buronan ke Polres Sumenep. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Baru 22 hari lolos dari pengejaran polisi di Sumenep, Jawa Timur, Nurul Fajri alias Elong (23) yang terlibat kasus penganiayaan berat di Kangean, Sumenep, Jawa Timur ini malah ditangkap di Kuta, Selasa (4/7/2017) lalu.

Elong ditangkap oleh Resmob Polresta Denpasar di tempat persembunyiannya di Tuban, Kuta, Bali.

Elong dinyatakan sebagai buronan usai terlibat kasus penganiaayaan di Sumenep. Diduga pria serabutan ini melarikan diri ke Bali.

Mendapatkan informasi tersebut, Resmob Polresta Denpasar langsung melakukan penyelidikan mencari tahu keberadaan si buronan.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Aris Purwanto mengatakan pihaknya selanjutnya menyelidiki sebuah wilayah yang mayoritasnya adalah orang Madura.

Di sana polisi mendapatkan informasi bahwa ada seseorang yang belum genap sebulan tinggal di sebuah kos di Gang Kutilang, Jalan Raya Tuban, Badung, Bali.

Polisi kemudian memastikan dan mencocokkan ciri-ciri dan identitas orang itu sama seperti buronan yang dicari oleh Polsek Kangean.

"Ternyata dari hasil penyelidikan, memang benar pria itu adalah dpo Polsek Kangean. Tim Resmob  Polresta Denpasar kemudian menangkap dan mengamankan pelaku ke Mako," jelasnya, Denpasar, Rabu (5/7).

Setelah melakukan koordinasi, tim kemudian menyerahkan buronan tersebut ke Polres Sumenep. "Kami sudah menyerahkan pelaku ke Polres Sumenep," tandasnya. (*)

Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help