TribunBali/
Home »

Bali

Diduga Keracunan Limba Plastik, Penyu Lekang Berusia 15 Tahun Ditemukan Mati di Pantai Perancak

Seekor Penyu yang diperkirakan berusia 15 tahun ditemukan warga dalam keadaan mati di pantai Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali

Diduga Keracunan Limba Plastik, Penyu Lekang Berusia 15 Tahun Ditemukan Mati di Pantai Perancak
Tribun Bali
Penyu Lekang malang yang ditemukan dalam keadaan mati di pantai Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana dikubur warg 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Gede Jaka Santosha

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seekor Penyu yang diperkirakan berusia 15 tahun ditemukan warga dalam keadaan mati di pantai Banjar Mekarsari, Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, Bali, Minggu (9/7/2017) sore.

Diduga, Penyu berjenis Penyu Lekang ini mati lantaran keracunan makanan atau menelan sampah plastik yang memang banyak berserakan di lautan Kabupaten Jembrana.

Berdasarkan informasi Senin (10/7/2017), Penyu malang ini ditemukan pertama kali oleh warga setempat pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WITA dan sempat menarik perhatian warga setempat.

Mamalia laut yang dilindungi Pemerintah ini ditemukan dalam keadaan mati di pinggiran pantai dan kemudian diserahkan ke Kelompok Pelestari Penyu (KPP) Kurma Asih untuk diproses lebih lanjut.

Koordinator pengelola KPP Kurma Asih, I Wayan Anom Astika Jaya membenarkan pihaknya telah menerima Penyu yang telah mati tersebut.

Menurutnya, Penyu malang tersebut mati karena keracunan makanan atau menelan sampah plastik yang memang banyak bertebaran di lautan.

Pasalnya, pada tubuh Penyu tersebut tak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat perburuan oleh manusia maupun oleh predator di atasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendetail, kata dia, Penyu ini diketahui berkelamin betina dan diperkirakan berusia sekitar 15 tahun.

Panjang cangkang Penyu ini mencapai 51 meter dengan bobot yang diperkirakan mencapai 50 sampai 60 kg.

Ini merupakan Penyu Lekang pertama yang ditemukan warga dalam keadaan mati di pantai Desa Perancak pada tahun 2017.

Agar engeluarkan bau tak sedap, bangkai Penyu ini kemudian dikubur di pantai setempat.

"Kalau penyebab matinya Penyu ini kami kurang tahu persis.Yang jelas tak ada luka-luka di tubuhnya, jadi kuat dugaan karena kebanyakan makan plastik yang dikiranya makanan di laut," katanya.

"Tahun lalu ada Penyu Hijau yang ditemukan mati dengan kondisi luka-luka diduga akibat bekas jaring. Tahun sebelumnya bahkan ada Penyu Belimbing sepanjang 1 meter yang mati di pantai sini. Tapi untuk yang Penyu ini memang pertamakali di tahun 2017 ini," tandas Anom ketika dikonfirmasi.

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: imam rosidin
Sumber: Idea
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help