Home »

Bali

Pasca Mudik, Sat Pol PP Tabanan Gelar Razia Duktang

Setelah masa mudik 2017 berlalu, tim Yustisi Pemkab Tabanan yang dimotori Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) melakukan pemeriksaan

Pasca Mudik, Sat Pol PP Tabanan Gelar Razia Duktang
ist
anggota tim yustisi saat melakukan pemeriksaan identitas penduduk pendatang di kecamatan Kediri (9/7). Dari operasi itu dijaring 13 pelanggar. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Setelah masa mudik 2017 berlalu, tim Yustisi Pemkab Tabanan yang dimotori Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) melakukan pemeriksaan indentitas penduduk pendatang (duktang) di Kecamatan Kediri pada Minggu (9/7) malam .

Dari hasil pemeriksaan itu, 13 penduduk pendatang yang tidak lengkap identitas.

“Para pelanggar yang terjaring akan kami panggil ke kantor Selasa (11/7) untuk sidang tipiring,” katanya, Senin (10/9/2017).

Sarba menyebut, para pelanggar dominan karena tidak melengkapi diri dengan kartu identitas, dan ada yang membawa identitas kadaluarsa atau KTP lama.

“Menurut saya ini baru sebagian terjaring, kemungkinan masih banyak di tempat lain. Kami akan lakukan pergeseran lokasi operasi,” ujarnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Tabanan ini juga menyayangkan sikap pemilik rumah kost ataupun kontrakan yang tidak pernah melakukan pencatatan terhadap penghuni. Dan ini hampir terjadi di seluruh tempat kost yang kerap menjadi lokasi para penduduk pendatang.

“Sudah kami sarankan agar pemilik kost rutin melakukan pencatatan," terangnya.

Sarba menegaskan, razia yang dilakukan ini hendaknya menjadi peringatan bagi penghuni rumah kost maupun pemilik untuk disiplin terhadap aturan. Penghuni rumah kost, yang berasal dari Bali dan luar pulau wajib untuk melaporkan keberadaan mereka pada aparat setempat. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help