TribunBali/

Polisi Temukan Kondom Bekas dan Ceceran Darah di Indekos Mahendradatta Denpasar!

WD mengalami luka kekerasan pada tubuhnya buntut dari perkelahiannya dengan pria yang mengencaninya

Polisi Temukan Kondom Bekas dan Ceceran Darah di Indekos Mahendradatta Denpasar!
Istimewa
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat terus mengintesifkan penyelidikan demi mengungkap kasus yang melibatkan Muhamad Susilo (30) dan seorang waria berinisial WD (26).

Informasi terbaru menyebutkan, Susilo diduga mabuk dan terlibat perkelahian dengan waria yang dikencaninya hingga berujung aksi penganiayaan.

Selain itu, WD sudah mengakui melakukan penganiayaan terhadap Susilo kepada petugas kepolisian.

"Waria itu mengaku menganiaya korban dan langsung ditaruh di TKP," tutur Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Gede Sumena, Jumat (14/7/2017).

Seperti yang diberitakan, Susilo ditemukan telanjang bulat di tempat kejadian dengan sejumlah luka yang diduga disebabkan aksi penganiayaan yang dilakukan oleh waria.

Sementara itu, WD juga mengalami luka kekerasan pada tubuhnya buntut dari perkelahiannya dengan Susilo, pria yang mengencaninya.

Di dalam kamar kos, tempat perkelahian berlangsung, polisi menemukan pisau lipat, kondom bekas, ceceran darah dan handphone.

Sedangkan motor korban juga ditemukan di dekat tkp semak-semak.

Meskipun sudah mendapatkan keterangan tersebut, polisi masih mendalami pengakuan WD.

Kini polisi masih mencari keberadaan teman waria tersebut untuk memperjelas kasus ini.

"Kami masih menyelidiki keberadaan teman WD," tuturnya. Teman WD berinisial FD diduga ikut terlibat dalam kasus penganiayaan ini lantaran saat kejadian ia juga ikut melayani Susilo.B ahkan diduga FD ikut serta membuang Susilo yang babak belur ke semak-semak. 

Apabila FD sudah diketemukan maka besar harapannya kasus ini mulai menemukan titik terang.

"Kami berharap agar cepat terungkap kasus ini," jelasnya.

Kata Kapolsek Denpasar Barat, kondisi korban sudah mulai membaik dari masa kritis yang dialaminya kemarin.

Keluarga Susilo juga sudah datang dari Jombang, Jawa Timur, untuk menemani korban yang masih dirawat intensif di RSUP Sanglah, Denpasar

Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help