Berita Banyuwangi

SMPN 3 Banyuwangi Wajibkan Siswa Non Muslim Pakai Jilbab, Bupati Anas Turun Tangan!

Saat hendak mendaftar ulang, orangtua siswa diberitahu oleh panitia PPDB SMPN 3 Genteng, bahwa sekolah tersebut tidak menerima siswa non muslim

SMPN 3 Banyuwangi Wajibkan Siswa Non Muslim Pakai Jilbab, Bupati Anas Turun Tangan!
Surya
Bupati Anas saat bersama tokoh lintas agama. Anas langsung membatalkan aturan diskriminasi di SMPN 3 Genteng, yang ternyata merupakan inisiatif kepala sekolah. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI- Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi mendapat laporan mengejutkan dari orangtua calon siswi di SMPN 3 Genteng Banyuwangi.

Seorang anak non muslim berinisial NWA, yang diterima di sekolah tersebut diwajibkan harus mengenakan jilbab. 

Aturan yang diberlakukan di sekolah ini membuat orangtua anak tersebut, tidak terima dan melaporkan kejadian ini ke Dispendik Banyuwangi.

Berdasarkan laporan pada Dispendik, seorang anak warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Genteng, diterima di SMPN 3 Genteng Banyuwangi

Saat hendak mendaftar ulang, orangtua siswa diberitahu oleh panitia PPDB SMPN 3 Genteng, bahwa sekolah tersebut tidak menerima siswa non muslim.

Jikapun tetap ingin bersekolah di sekolah tersebut, NWA harus mengenakan jilbab dan mengikuti kegiatan keagamaan.

Aturan tersebut langsung membuat orangtua protes, dan melaporkan kejadian itu pada Dispendik. 

Mendapat laporan tersebut, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas langsung meminta Kepala Dispendik Banyuwangi, Sulihtiyono, untuk membatalkan aturan itu.

Setelah ditelusuri ternyata, aturan itu merupakan inisiatif dari pimpinan SMPN 3 Genteng sendiri.‎

Aturan itu menurut Anas diterapkan secara serampangan karena tanpa melihat latar belakang agama siswa, sehingga berpotensi mendiskriminasi pelajar beragama selain Islam.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved