TribunBali/
Home »

Bali

Masih Banyak Jro Mangku Hidup Susah!

Itu antara lain terlihat dari pakaiannya yang acapkali lusuh, tinggal di rumah beratap bocor dan kesulitan biaya ketika menghadapi masalah kesehatan.

Masih Banyak Jro Mangku Hidup Susah!
Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Suasana rapat PSN Bali di wantilan Pura Samantiga, Desa Bedulu, Blahbatuh, Minggu (16/7/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Di tengah hingar-bingar pariwisata Bali, kondisi ekonomi para jro mangku atau pinandita (pelayan Ida Bhatara) di Bali terkesan terlupakan. 

Banyak pemangku yang hidupnya di bawah garis kemiskinan.

Itu antara lain terlihat dari pakaiannya yang acapkali lusuh, tinggal di rumah beratap bocor dan kesulitan biaya ketika menghadapi masalah kesehatan.

Padahal, jro mangku memiliki peran strategis dalam keberlangsungan pura di Bali.

Hal-hal tersebut terungkap dalam rapat Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Bali di wantilan Pura Samuantiga, Desa Badulu, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu (16/7/2017).

Sejumlah tokoh penting yang hadir dalam rapat tersebut, antara lain Ketua PSN Indonesia, Jro Mangku Wayan Rajin; Ketua PHDI Bali, Prof I Gusti Ngurah Sudiana dan sejumlah perwakilan pemerintah daerah.

Ketua PSN Indonesia, Jro Mangku Rajin mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak pemangku yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Keterbatasan ekonomi ini juga menjadi penyebab rendahnya kualitas pemangku dalam menjalankan tugas.

Kata dia, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) para pemangku tak lain adalah memberikan tuntunan rohani kepada masyarakat.
Kaitan ekonomi dengan kualitas dalam hal ini, menurut Jro Mangku Rajin, tingkat ekonomi rendah menyebabkan para jro mangku sulit membeli buku sebagai bagian dari upaya menambah ilmu atau literasi.

Karena itu, pihak PSN berharap pemerintah ikut menyikapi kondisi tersebut.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help