TribunBali/
Home »

Bali

Mulut dan Hidung Robek di Jalur Tengkorak Bali, Pria Tewas Bersimbah Darah Tengah Malam!

Kecelakaan maut kembali terjadi di By Pass Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Sabtu (15/7/2017)

Mulut dan Hidung Robek di Jalur Tengkorak Bali, Pria Tewas Bersimbah Darah Tengah Malam!
Facebook
Ilustrasi kecelakaan. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Kecelakaan maut kembali terjadi di By Pass Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Sabtu (15/7/2017).

Sapi'i, (29) pemotor asal Desa Alas Kandang, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur tewas usai ditabrak mobil travel yang dikemudikan oleh Anthoni Saiful Riza (36) yang datang dari arah Timur (Denpasar) ke Barat (Gilimanuk).

Berdasarkan informasi di Unit Laka-lantas Polres Jembrana, Senin (17/7/2017), kecelakaan maut ini terjadi di Banjar Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya atau tepatnya di Km 119-120 sekitar pukul 23.30 WITA.

Baca: NGERI, Adu Jangkrik di Tabanan, Siswa SMP Negeri 1 Tewas, Kepala dan Leher Bersimbah Darah!

Saat itu, Anthoni yang asal Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur datang dengan kecepatan tinggi dari arah Timur menuju ke Barat dengan mengemudikan mobil travel nopol DK 9014 A. 

Setibanya di lokasi, Anthoni kemudian mendahului kendaraan tak dikenal yang ada di depannya ketika memasuki jembatan.

Tak diduga, dari arah berlawanan atau barat ke timur datang sepeda motor Yamaha Vixion nopol DK 7147 CT yang dikemudikan oleh korban dengan membonceng temannya, Kusno Adi Sasmito (38) asal Desa Nogosaren, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Tak ayal, tabrakan ‘adu jangkrik’ pun terjadi.

Akibat benturan yang keras kedua kendaraan ini kemudian mengalami ringsek berat pada bagian depannya.

Sopir travel, Anthoni yang diduga menjadi pemicu kecelakaan ini luput dari maut dan tak mengalami luka yang berarti.

Sedangkan, korban Sapi'i luka pada bagian mulut dan hidung hingga mengeluarkan darah, paha dan lutut kanan lecet, pergelangan kaki kanan patah dan meninggal dunia (MD) ketika dalam perjalanan ke Puskesmas Melaya.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana mengatakan pihaknya baru mendapatkan adanya laporan kecelakaan itu sekitar pukul 00.15 WITA dan tiba di TKP sekitar pukul 00.45 WITA.

Diduga, penyebab dari kecelakaan maut ini yakni sopir mobil travel yang kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan yang ada di depannya sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai korban yang datang dari arah berlawanan.

"Penyebab laka ini karena human error. Teman yang dibonceng korban mengalami robek pada dahi dan robek pada pipi kanan dan menjalani opname di RS setempat," tandas Sukadana ketika dikonfirmasi. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help