TribunBali/
Home »

Bali

Pick Up Berkecepatan Tinggi Hantam Motor di Jembrana, Darah Keluar dari Hidung, Dua Mata Bengkak!

kondisi sepeda motor Yamaha Jupiter Z korban mengalami ringsek berat pada bagian depan hingga velg rodanya nyaris tak terbentuk

Pick Up Berkecepatan Tinggi Hantam Motor di Jembrana, Darah Keluar dari Hidung, Dua Mata Bengkak!
Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Kondisi sepeda motor Yamaha Jupiter Z milik korban, Ilham Ekky Saputra usai ditabrak mobil pick up di Km 117-118 di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Jalur Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana nyaris saja kembali memakan korban, Senin (17/7/2017).

Ilham Ekky Saputra (20), pemuda asal Kecamatan Kademangan, Bondowoso, Jawa Timur nyaris tewas usai sepeda motor Yamaha Jupiter Z nopol P 6379 AH yang dikendarainya "beradu" dengan mobil pick up nopol DK 753 XQ yang dikemudikan oleh Adifitriyanto (28).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi di Banjar Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya atau tepatnya di Km 117-118 sekitar pukul 10.30 WITA.

Saat itu, mobil pick up yang dikemudikan Adifitriyanto datang dari arah timur (Denpasar) ke barat (Gilimanuk) dengan kecepatan tinggi.

Sesampainya di lokasi kejadian, Adifitriyanto kemudian mendahului mobil pick up tak dikenal yang ada di depannya.

Namun sayang, pada saat yang bersamaan muncul korban Ekky dari arah yang berlawanan sehingga tabrakan "adu jangkrik" pun tak terhindarkan lagi.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua kendaraan ini mengalami ringsek berat pada bagian depan.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana, melalui Kanit Laka Sat Lantas polres Jembrana, Ipda I Made Artika mengatakan beruntung korban Ekky selamat dari kecelakaan itu.

Pasalnya, kondisi sepeda motor Yamaha Jupiter Z korban mengalami ringsek berat pada bagian depan hingga velg rodanya nyaris tak terbentuk.

Akibat kecelakaan tersebut, Ekky mengalami luka lecet pada dahi dan bibir atas, lebam pada kedua matanya, hidung mengeluarkan darah.

Sedangkan, pengemudi pick up yakni Adifitriyanto yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan ini tak mengalami luka yang berarti.

"Korbannya selamat meskipun motornya hancur begitu. Tapi kerugian materialnya cukup tinggi, sampai Rp 12.000.000. Penyebabnya ya karena sopir pick up yang kurang hati-hati saat mendahului kendaraan yang ada di depannya,' tandas Artika ketika ditemui Senin kemarin. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help