TribunBali/

Berita Banyuwangi

Kepala Desa Hingga Bupati Se-Kabupaten Merangin Belajar ke Banyuwangi

Bupati Merangin, Al Haris, membawa 24 Camat, 203 Kepala Desa, dan 200 pegawai BPPD ke Banyuwangi.

Kepala Desa Hingga Bupati Se-Kabupaten Merangin Belajar ke Banyuwangi
Surya
Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas, saat mempresentasikan capaian Banyuwangi pada tim dari Kabupaten Maringin. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Seluruh camat, kepala desa, dan Badan Pengelola Pendapatan (BPPD) dari Kabupaten Merangin, Jambi, selama tiga hari belajar ke Banyuwangi.

Bupati Merangin, Al Haris, membawa 24 Camat, 203 Kepala Desa, dan 200 pegawai BPPD ke Banyuwangi.

"Sehingga total ada sekitar 424 orang kami bawa ke Banyuwangi, untuk belajar apa saja yang diterapkan di Banyuwangi," kata Al Haris, Selasa (18/7/2017).

Menurut Haris timnya akan belajar di Banyuwangi selama tiga hari. Haris mengatakan, pihaknya memilih Banyuwangi karena secara geografis, daerahnya sama dengan Banyuwangi.

"Merangin itu mirip Banyuwangi. Kami punya pertanian, wisata alam, dan lainnya. Bahkan kami juga punya wisata gas bumi (Geo Park). Hanya laut yang kami tidak punya," kata Haris.

Tapi untuk pariwisata, Banyuwangi bisa berkembang, dan menjadi perhatian nasional. Banyuwangi mampu mengemas dan menjadi lebih menarik.

"Ini yang kami ingin pelajari. Bagaimana Banyuwangi bisa mengemas tempat-tempat wisatanya," kata Haris.

Banyuwangi juga dipilih karena mampu mengembangkan perekonomian desanya.

Sepert Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi yang meraih penghargaan "Desa Wisata Award" dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT).

"Karena itu kami membawa seluruh kepala desa ke Banyuwangi, untuk belajar pengelolaan desa terutama terkait dengan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa)," kata Haris.

Karena itu menurut Haris, diharapkan seluruh kepala desa Merangin, bisa menerapkan ilmu dari Banyuwangi di desa mereka sesuai dengan karakter, kultur, dan kebutuhan desa masing-masing.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dengan kehadiran dari Kabupaten Merangin ini, diharapkan kepala desa di Banyuwangi termotivasi untuk berbuat lebih baik lagi.

"Kedatangan kabupaten lain ke Banyuwangi untuk belajar, harus dijadikan motivasi dan edukasi agar bisa berbuat lebih baik lag," kata Anas.

Anas pun berharap agar, Kabupaten Maringin bisa menyerap apa yang ada, untuk diterapkan di daerahnya.

Anas mengatakan, dengan membawa seluruh kepala desa dan camat, menunjukkan Bupati Maringin punya komitmen untuk membuat daerahnya lebih baik lagi. (haorrahman)

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help