TribunBali/
Home »

Bali

Kapolda: Saya Tak Mau Rakyat Bali Ditakut-takuti oleh Anggota Ormas!

Jika ada pecalang menemukan anggota ormas yang melakukan pungutan liar segera dilaporkan

Kapolda: Saya Tak Mau Rakyat Bali Ditakut-takuti oleh Anggota Ormas!
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Polda Bali bertatap muka dengan pecalang Se Bali di Gedung Lembah Pujian, Selasa (25/7/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-‎ Kejahatan narkoba (narkotika dan obat-obatan) disikat habis oleh aparat Ditresnarkoba Polda Bali.

Usai memberantas narkoba, Polda Bali juga gencar menangkapi anggota ormas (organisasi masyarakat) yang nekat melakukan pemungutan liar (pungli) terhadap warung-warung atau toko-toko di wilayah Bali.

Di hadapan 1050 pecalang (keamanan adat Bali, red), Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose mengingatkan para pecalang sebagai ujung tombok keamanan adat untuk bersinergi dengan Korps Bhayangkara.

Irjen Golose menyatakan, masyarakat kini mesti pro aktif terhadap segala bentuk pungutan liar (pungli).

Sebab, program pemberantasan kejahatan pungli oleh Polda Bali, cukup gencar dilakukan.

Dengan demikian, pecalang sebagai ujung tombak keamanan adat, sudah sepatutnya juga turut berupaya untuk mengamankan wilayah desa atau banjarnya.

"Pecalang mesti bersinergi. Jangan main hakim sendiri," ucap Petrus Golose, Selasa (25/7/2017) di Gedung Lembah Pujian, Denpasar.

Golose juga menyatakan,  dalam berkordinasi dengan pihak Kepolisian dalam melaksanakan pengamanan, pecalang diharapkan tidak diintervensi oleh ormas.

Kalaupun ada intervensi, maka sinergitas dengan Polda Bali itulah yang harus dimanfaatkan.

Sehingga, tidak terjadi pemaksaan untuk melakukan pungli atau kejahatan terorganisir lainnya.

"Polda Bali tidak mau rakyat Bali ditakut-takuti oleh anggota ormas. Dan jika ada pecalang menemukan anggota ormas yang melakukan pungutan liar segera dilaporkan," tegas jenderal bintang dua ini.

Selain Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose, pertemuan itu juga dihadiri oleh Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Gede Alit Widana dan seluruh pejabat utama Polda Bali serta kapolres/kapolresta se-Bali.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Majelis Utama Desa Pakraman Provinsi Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengimbau pecalang untuk pro aktif melaporkan adanya pemasangan poster tentang ormas agar dapat segera diturunkan oleh pihak Kepolisian.

"Keasrian Bali kan luar biasa, jadi mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan keasrian Bali yang kita cintai," urainya. (*)

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help