Berita Banyuwangi

Tangani 2.000 Pasien Mata Gratis, PMI Banyuwangi Sasar Warga Miskin

Kegiatan ini juga memfasilitasi masyarakat miskin dengan pemeriksaan mata di luar katarak.

Tangani 2.000 Pasien Mata Gratis, PMI Banyuwangi Sasar Warga Miskin
dr. Mufti Aimah Nurul Anam, Ketua PMI Banyuwangi, saat pemeriksaan mata dan katarak. 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan Pemkab Banyuwangi dan Yayasan Kemanusiaan Indonesia (The John Fawcett Foundation), menggelar pemeriksaan mata dan operasi katarak gratis bagi masyarakat Banyuwangi, di Sekretariat PMI Banyuwangi, Jumat (28/7/2017).

Kegiatan ini juga memfasilitasi masyarakat miskin dengan pemeriksaan mata di luar katarak.

Mereka yang menderita mata minus, plus atau silinder diberikan bantuan kacamata. Ada pula screening atau pemeriksaan mata ke beberapa sekolah dasar.

Operasi katarak ini, dilakukan di dalam dua bus klinik yang disediakan John Fawcett Foundation. Bus tersebut biasanya digunakan untuk jemput bola, pasien dikunjungi dan operasi langsung dilakukan di tempat, tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit.

"Pengobatan ini diperuntukkan untuk kaum dhuafa, yang megalami gangguan mata, terutama katarak," kata dr. Mufti Aimah Nurul Anam, Ketua PMI Banyuwangi.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (28/7). Anam mengatakan, kegiatan ini diperuntukkan untuk kaum dhuafa.

"Sasaran pasiennya adalah kaum dhuafa. Mereka didata dan diverifikasi oleh Puskesmas di kecamatan masing-masing," kata Anam.

Anam mengatakan, sebenarnya banyak yang berminat mendaftar kegiatan ini. Namun hanya dibatasi 2000 pasien.

"Sebenarnya banyak yang mau ikut, tapi kami batasi 2000 pasien. Karena itu kami seleksi. Ini karena terkait dengan tenaga medis. Selanjutnya kami akan lebih masif lagi dengan menggelar di kecamatan-kecamatan," kata Anam.

‎Nyoman Wardhana, Projects Manager The John Fawcett Foundation mengatakan, kegiatan akan terus berkelanjutan. Nyoman mengatakan semua dokter mata dan operasi katarak, didatangkan dari Bali.

"Untuk kegiatan ini kami lebih fokuskan pada katarak. Apabila ditemukan indikasi keluhan mata lainnya, kami rujuk ke Rumah Sakit Daerah," kata Nyoman.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyatakan, terima kasih atas perhatian banyak pihak untuk mengurangi tingkat kebutaan akibat katarak di Banyuwangi.

"Pemkab dan PMI tidak mungkin bekerja sendiri tanpa bantuan para pihak. Karena itu kegiatan semacam ini terus kami support penuh dan akan kami tindaklanjuti ke depannya,” kata Anas. (Haorrahman)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help