TribunBali/

Pesawat Tempur Indonesia-Korea Selatan Siap Digunakan Setelah Tahun 2026

Proyek pembuatan pesawat tempur kerjasama antara Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan masih terus berlanjut.

Pesawat Tempur Indonesia-Korea Selatan Siap Digunakan Setelah Tahun 2026
net
Pesawat tempur yang dibangun RI dan Korea Selatan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA --- Proyek pembuatan pesawat tempur kerjasama antara Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan masih terus berlanjut.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitang) Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Anne Kusmayati menyebut sudah sekitar empat belas persen dari proyek selesai dilaksanakan.

Dalam pemaparannya di kantor Kemenhan, Jakarta Pusat, Jumat (28/7/2017), Anna Kusmayati menyebut proses Engineering Manufacturing Development (EMD) sudah dimulai sejak Januari tahun 2016 lalu.

Saat ini yang masih dikerjakan adalah merampungkan Preliminary Design Reveiw (PDR), yang mencakup design dasar dari keseluruhan sistem, dan akan dilanjutkan dengan perampungan Critical Design Review (CDR).

"Ini ditetapkan bersama antar pemerintah RI (Republik Indonesia) dan Korea," ujarnya.

Proses pembuatan pesawat yang nantinya akan dinamakan Indonesian Fighter - Experiment (KI-X) itu berlangsung dalam kurun waktu relatif lama.

Anne Kusmayati menyebut rencanannya roll out pada tahun 2020, dan akan melakukan uji coba pertamanya pada tahun 2021.

Setelahnya selama enam tahun, pesawat prototipe itu akan menjalani berbagai uji coba, dan pada tahun 2026 ditargetkan pesawat itu sudah mengantongi sertifikasi.

"Ini program investasi sangat panjang, sepuluh tahun kita untuk (pembuatan) prototipe (purwarupa), bukan produksi, lalu test flight dan sertifikasi," katanya.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help