TribunBali/
Home »

Bali

Curi Emas 200 Gram Senilai Rp 400 Juta, Putu Sugianta Dicokok Polisi

Satreskrim Polres Klungkung berhasil mengamankan tersangka pencurian emas bernama I Putu Sugianta (23), warga Desa Sampalan, Kecamatan Dawan, Klungkun

Curi Emas 200 Gram Senilai Rp 400 Juta, Putu Sugianta Dicokok Polisi
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Tersangka I Putu Sugianta ketika diamankan oleh Satreskrim Polres Klungkung, Senin (31/7) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Satreskrim Polres Klungkung berhasil mengamankan tersangka pencurian emas bernama I Putu Sugianta (23), warga Desa Sampalan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali.

Ia diamankan setelah mencuri perhiasan emas seberat total sekitar 205 gram, dan uang tunai senilai Rp 55 juta.

"Kesehariannya tersangka merupakan tukang celup benang. Ia mencuri di rumah salah seorang pemilik usaha tenun di Desa Sampalan. Total kerugian jika dinominalkan sekitar Rp 400 Juta, " Ujar Kasat Reskrim Polres Klungkung AKP I Made Agus Dwi Wirawan ketika dikonfirmasi, Senin (31/7)

Penangkapan tersangka berawal ketika Satreskrim Polres Klungkung menerima laporan warga yang kehilangan perhiasan emas bernama Ni Nyoman Arki, asal Dusun Jabon, Desa Sampalan, Klungkung, Rabu (27/7) lalu.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya pelaku berhasil terungkap dan ditanggkap Jumat (29/7)

"Dari hasil penyelidikan kami di lapangan, awalnya kami mencurigai tiga orang. Setelah didalami, akhirnya kecurigaan mengkrucut pada seseorang yaitu tersangka," Jelas Agus Wirawan.

Saat dilakukan penyelidikan, Sugianta sempat berkelit atas tudingan dirinya mencuri emas di rumah Ni Nyoman Arki.

Namun setelah didesak, akhirnya Sugianta mengakui perbuatannya serta menunjukkan barang bukti yang dikubur di tanah warga.

"Akhirnya pelaku kita amankan beserta barang bukti," kata Agus Dwi Wirawan.

Pelaku mengaku ia nekad mencuri untuk bayar hutang.

"Saya punya hutang 10 juta, karena sebelumnya uang dari hasil mencelup saya pakai untuk kepentingan pribadi," terang Sugianta

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help