TribunBali/

Bali Paradise

Mengenal Seni Patung Lewat Museum Arca, Spirit Seniman Ketut Alon

Karya Ketut Alon yang lain, semisal patung ‘Sutasoma’ yang digambarkan sedang mengendarai kuda pun memiliki taksu.

Mengenal Seni Patung Lewat Museum Arca, Spirit Seniman Ketut Alon
Tribun Bali/Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Putu Diah Paramitha Ganeshwari

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Nama I Ketut Alon barangkali tidak sebesar nama Ida Bagus Nyana ataupun Tjokot. Namun Ketut Alon turut memberikan warna pada dunia seni patung di Bali, terutama di Desa Mas, Ubud, Gianyar, Bali.

Ia pernah mengharumkan nama bangsa dengan mengikuti beberapa kali pameran internasional. Karyanya yang berjudul ‘Shinta dan Jatayu’ sudah tiga kali dibawa ke negeri Sakura untuk diikutsertakan dalam eksibisi.

Karya Ketut Alon yang lain, semisal patung ‘Sutasoma’ yang digambarkan sedang mengendarai kuda pun memiliki taksu.

Ukirannya yang detail dan desainnya yang indah, membuat patung ini seolah hidup. Begitu memikat setiap mata yang melihatnya. Kendati ia telah berpulang, namun spirit kesenian serta karya-karyanya masih dapat dinikmati lewat Museum Arca.

Museum ini terletak di Jalan Raya Mas, Desa Mas, Ubud, Gianyar. Museum ini dikelola oleh Yayasan I Ketut Alon. Lokasinya berada di dalam Gallery Alon. Galeri patung ini sebelumnya adalah tempat I Ketut Alon membuat karya-karyanya.

Setelah ia meninggal, galeri ini diteruskan oleh anaknya. Museum Alon pun baru didirikan beberapa tahun setelah maestro seni pahat itu berpulang.

()

“Museum ini berawal dari tahun 2010. Pada waktu itu kami menyimpan beberapa karya bapak, kakek, paman, serta beberapa teman bapak di sebuah ruangan. Maksud kami menyimpan karya tersebut adalah agar tidak semua karya leluhur kami dijual. Jika semua dijual, maka cucu dan cicit kami barangkali tak lagi mengenal karya leluhurnya,” jelas Kadek Ariasa, putra I Ketut Alon, sekaligus penggagas Museum Arca.

Oleh karena ada pembangunan, maka lokasi museum dipindahkan di lantai dua gedung Gallery Alon. Pemindahan ini berlangsung pada 2012.

Hingga sekarang pun Museum Arca masih berada di tempat yang sama.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help