TribunBali/

XL Axiata Gelar ‘Youth Leadership Camp 2017’

Program ‘Youth Leadership Camp 2017’ merupakan pengembangan dari program donasi penyediaan akses internet berkecepatan tinggi ‘1000 Sekolah Broadband’

XL Axiata Gelar ‘Youth Leadership Camp 2017’
Istimewa
Kasi Program Direktorat Pembinaan SMS Muamar Surawidarto, Chief of Corporate Affairs Officer XL Axiata, Eka B. Danuwirana, Perwakilan Dikpora DI Yogyakarta Drs. Sukorja MPd. Dan GM Finance And Management Service Taufik Hidayat sesaat setelah pembukaan program XL Youth Leadership Camp 2017 di Kaliurang Kabupaten Sleman DI Yogyakarta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyelenggarakan program ‘Youth Leadership Camp 2017’ di 3 kota Yogyakarta, Semarang dan Jakarta, bertujuan membentuk karakter kepemimpinan pada para pelajar tingkat SMA/SMK yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi digital secara positif.

Program yang mendapatkan dukungan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia ini, akan melibatkan total 300 pelajar. Kepala Seksi Penyelarasan Kejuruan DitPSMK Saryadi, Kasi Program Direktorat Pembinaan SMS Muamar Surawidarto, dan Chief of Corporate Affairs  Officer  XL Axiata, Eka B. Danuwirana, membuka program ini di Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta.

Eka B. Danuwirana mengatakan, tujuan utama dari program ini memperbesar kontribusi XL Axiata membantu menumbuhkan jiwa kepemimpinan, dan membentuk generasi muda yang berkarakter di lingkungan pelajar tingkat SMA/SMK. “Kami melihat, kepemimpinan merupakan bekal bagi para siswa untuk berkehidupan di masyarakat nantinya. Melalui program ini juga diharapkan dapat mengatasi kekhawatiran akan pengaruh radikalisme, serta intoleransi di kalangan pelajar tingkat SMA/SMK, sehingga kami menganggap perlunya suatu program yang dapat menumbuhkan dan menguatkan karakter para siswa,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun Bali, Senin (31/7/2017).

Eka menambahkan, program ‘XL Youth Leadership Camp 2017’ merupakan program pengembangan kepemimpinan yang bertujuan membantu para pelajar mempersiapkan ketrampilan inovatif yang harus dimiliki pemimpin muda di masa depan. Menurutnya, program ini juga merupakan respon atas berbagai isu yang menerpa dunia pendidikan Indonesia, antara lain sikap radikalisme, tidak saling menghormati sesama termasuk perundungan, yang sebagian di antaranya terbentuk karena salah dalam memanfaatkan sarana digital. “Anak-anak muda yang memiliki karakter kepemimpinan yang kuat akan mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan menghindarkan pengaruh negatif darinya,” imbuhnya.  

Program ‘Youth Leadership Camp 2017’ merupakan pengembangan dari program donasi penyediaan akses internet berkecepatan tinggi ‘1000 Sekolah Broadband’ yang telah XL Axiata luncurkan sejak awal tahun 2017 ke berbagai daerah. Kemendikbud juga merekomendasikan hal yang sama sehingga manfaat dari tersedianya sarana akses internet cepat akan bisa teraplikasikan secara nyata di setiap sekolah penerima serta mendukung visi digitalisasi dunia pendidikan. Total sebanyak  150 sekolah yang mendapatkan undangan dari XL Axiata, dan Kemendikbud untuk mengikuti program XL Youth Leadership Camp 2017 ini. Setiap sekolah yang terpilih wajib mengirimkan 2 orang, yang merupakan pemimpin di organisasi sekolah. Mereka akan mengikuti perkemahan yang akan diselenggarakan di 3 kota, yaitu Yogyakarta (28-30 Juli 2017), Makassar (18-19 Agustus 2017), dan Yogyakarta (18-19 Agustus 2017).

“XL Axiata berharap para peserta akan dapat mempraktekkan dan membiasakan diri, dengan bekal yang diterima selama perkemahan untuk digunakan dalam berbagai konteks ketika pulang ke sekolah asal. Mereka diharapkan juga akan membagikan atau memultiplikasi materi selama perkemahan kepada teman-teman sekolahnya,” katanya. Kerjasama XL Axiata dengan Kemendikbud dalam program ini mencakup penyusunan program, termasuk perencanaan Youth Leadership Camp. Selain itu, kedua pihak secara bersama-sama memastikan kurikulum dalam Youth Leadership Camp sesuai dengan kebutuhan siswa yang menjadi peserta. Pihak Kemendikbud juga memberikan arahan untuk sekolah-sekolah yang perlu diundang untuk mengikuti perkemahan. Terakhir, kedua pihak akan bersama-sama memantau efektifitas program Youth Leadership Camp ini. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help