TribunBali/

Pria Ini Bayar Orderan Fiktif Go-Food Hingga Rp 3 Juta, Ternyata Gara-gara Menolak Cinta Wanita Ini

Kepada petugas, Arti mengaku kesal karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

Pria Ini Bayar Orderan Fiktif Go-Food Hingga Rp 3 Juta, Ternyata Gara-gara Menolak Cinta Wanita Ini
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sugiarti 

TRIBUN-BALI.COM - Polres Metro Jakarta Timur menetapkan Sugiarti alias Arti sebagai tersangka dalam kasus order fiktif Go-Food.

Setelah diperiksa, dalam keterangannya Arti mengaku telah melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial yang ditujukan kepada Julianto Sudrajat, Customer Service sebuah bank swasta di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana, mengatakan bahwa awal kejadian Julianto mendapatkan orderan yang tidak diketahui dari mana asalnya, namun tujuan orderan tersebut atas nama dirinya.

"Tiba-tiba Julianto mendapat makanan dan barang atas namanya sendiri yang dikirim ke kantornya di Matraman. Merasa tidak pernah memesan, ia kaget karena harus membayarnya," kata Sapta Maulana, Selasa (1/8).

Dia menjelaskan, dalam aksinya tersangka dibantu dua keponakanya, R dan FH.

Kepada petugas, Arti mengaku kesal karena cintanya bertepuk sebelah tangan.

"Karena (cintanya) ditolak, ia kemudian melakukan order fiktif serta menghujat Julianto di media sosial baik itu Instagram, Twitter, maupun Facebook. Isi statusnya antara lain mengaku-ngaku dihamili oleh Julianto dan pemerasan uang," katanya. 

Sebelumnya Senin (31/7/2017) Sugiarti menjalani pemeriksaan di Polres Jakarta Timur, selanjutnya dalam hasil pemeriksaan ia ditetapkan sebagai tersangka.

Namun usai pemeriksaan, Sugiarti tidak ditahan.

Kendati demikian polisi memastikan akan memanggil kembali Sugiarti dalam beberapa waktu ke depan.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help