Berita Banyuwangi

Ribuan Orang Padati Dandang Sewu, Festival Peralatan Masak Ala Banyuwangi

Ribuan masyarakat memenuhi area festival dandang sewu yang berlangsung di areal persawahan Dusun Tegal Pakis

Ribuan Orang Padati Dandang Sewu, Festival Peralatan Masak Ala Banyuwangi
Surya
Festival Dandang Sewu Banyuwangi. Memamerkan peralatan-peralatan masak buatan masyarakat Kalibaru Banyuwangi ? 

TRIBUN-BALI.COM, BANYUWANGI - Agenda pariwisata Banyuwangi Festival (B-Fest) kembali menghadirkan even anyar yang diangkat dari potensi masyarakat.

Even tersebut adalah Festival Dandang Sewu (seribu dandang) yang digelar di Dusun Tegal Pakis, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Jumat (4/10/2017).

Ribuan masyarakat memenuhi area festival dandang sewu yang berlangsung di areal persawahan Dusun Tegal Pakis, atau yang biasa dikenal dengan Kampung Sayangan.

Mereka sangat antusias mengikuti festival yang mengangkat potensi desa sekaligus salah satu sumber mata pencaharian warga setempat, yakni kerajinan peralatan masak.

Beragam peralatan memasak menjadi produk utama yang dihasilkan warga mulai dandang, panci, wajan, tudung saji, gelas, sutil, hingga oven kue.

Aneka ragam peralatan masak itupun ditampilkan menjadi background yang menarik, menyatu dengan pesona view pegunungan yang indah pada panggung festival.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, festival ini sebagai salah satu cara mempromosikan potensi warga Kalibaru sebagai pengrajin peralatan masak yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Kecamatan Kali baru selama ini telah menjadi sentra kerajinan alat masak berbahan dasar alumunium dan stainless steel di Banyuwangi.

"Ini pertama kalinya festival dandang sewu digelar. Ini adalah bentuk Kami untuk mendukung adanya desa-desa yang mandiri dan berdaya seperti ini. Di sini, hampir seluruh warganya jadi pengrajin peralatan dapur, menarik sekali. Maka, kami akan dorong agar produk-produk mereka bisa mendapatkan pasar yang lebih luas. Salah satunya, kita kenalkan produknya melalui festival semacam ini,” ujar Anas.

Sejak 1970-an, Kampung Sayangan dikenal sebagai "rumahnya pengrajin ‘dandang’. Dari semula hanya ada 2 pengrajin, kini sudah ada 34 pengrajin dengan kerajinan peralatan dapur yang beragam. Kualitasnya yang bagus, membuat produk khas Sayangan ini banyak diminati masyarakat.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help