TribunBali/

Sponsored Content

AGHI Rapatkan Barisan, Tingkatkan Persaudaraan Hadapi 'Pasar Bebas' Era Global

Mari, sebagai anak anak bangsa yang bekerja dan berjuang untuk kesejahteraan bangsa sebagai bentuk pengabdian kepada NKRI tercinta, semangat dan jiwa

AGHI Rapatkan Barisan, Tingkatkan Persaudaraan Hadapi 'Pasar Bebas' Era Global
Istimewa
Ketua AGHI Ida Panglingsir Agung (tengah menggunakan destar) foto bersama setelah pembukaan di Hotel Amaris Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM - Menghadapi Pasar bebas , menyongsong persaingan Global, dimana para pelaku asing dengan modal besar sudah mulai masuk Indonesia, termasuk dalam usaha Jasa Penunjang Penerbangan yaitu Ground Handling, membuat pelaku usaha Ground Handling Indonesia cukup khawatir.

Namun menjawab tantangan tersebut Asosiasi Ground Handling Indonesia (AGHI) sadar bahwa tuntutan dunia yang sedemikian itu memang tidak bisa dihindari, dan AGHI harus menemukan jawaban dan cara untuk menghadapi era pasar bebas ini, lawan sudah dan akan masuk ke wilayah kita, mau tidak mau harus bersiap menghadapinya.

Dalam rangka menghadapi pasar bebas asia maupun dunia, AGHI setelah 6 Tahun didirikan, pada Kemis, 3 Agustus 2017 bertempat di Hotel Amaris Denpasar dan Di Puri Denbencingah Klungkung melaksanakan Musyawah, Silahturami dan sekaligus Rapat Kerja.

Hadir dalam acara pembukaan Usman Effendi Kepala Bidang Pelayanan Dan Pengoperasian Bandar Udara beserta Staf Simorangkir dari Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali, NTB dan NTT.

Dalam sambutan pembukaan acara, Usman Effendi, menyambut baik acara Musyawarah, Silahturahmi dan Rapat Kerja AGHI ini. Iapun menguraikan permasalahan dan  penyempurnaan  yang harus diselesaikan yang menyangkut regulasi, sitem, pasilitas, peningkatan kwalitas pelayanan.

Jajaran Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan selalu siap membina mendampingi dan membantu para pengusaha ground handling Indonesia sehingga akan tetap eksis dan mampu tetap berhasil sekalipun harus   menghadapi era pasar dan persaingan bebas ini.

Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Ground Handling Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet dalam sambutan selamat datangnya menekankan cara yang paling baik didalam menghadapi semua tantangan dan bahkan ancaman kedepan adalah dengan bersatu dalam semangat dan jiwa kekeluargaan dan kebersamaan.

Mari, sebagai anak anak bangsa yang bekerja dan berjuang untuk kesejahteraan bangsa sebagai bentuk pengabdian kepada NKRI tercinta, semangat dan jiwa Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika harus dibawa kedalam organisasi AGHI ini.

Kita boleh berbeda beda tetapi kita harus tetap bersatu, bekerjasama dalam semangat kekeluargaan dan kebersamaan terutama dalam menghadapi pelaku pelaku usaha asing yang mungkin akan berdatangan ke tanah air kita.

Dihadiri sekitar 50 orang peserta anggota Aghi, juga termasuk Pengurus Inti yaitu Sekjen Ari Soebagyo,  para pendiri antara lain Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Soeroto Hadi, Adi Laksmana, Aries Munandar, Nanang Harijanto, Koerdjita Ahmadihardjo, Made Ardiyasa, Budhi Koesoema Wardhana, Zamzam Rhosedya, Eko Prasetyo, Muhamad Bahtiar, Akmad Irwan Rochendi, Wando Soeripto dan Mulia Roji.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help