TribunBali/

Belakangan Ini Terasa Kedinginan di Malam Hari? Ternyata Ini Penyebabnya!

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) rupanya mengonfirmasi keluhan itu.

Belakangan Ini Terasa Kedinginan di Malam Hari? Ternyata Ini Penyebabnya!
BMKG
Prakiraan angin BMKG pada 5 Agustus 2017. Tanda panah menunjukkan arah angin. Tiupan angin dari Australia yang tidak membawa uap air memicu hawa dingin di sejumlah wilayah Indonesia saat malam. 

TRIBUN-BALI.COM - Merasa kedinginan saat malam hari pada beberapa waktu belakangan ini?

Banyak yang mengeluhkan suhu yang lebih dingin dari biasanya itu di media sosial. Ada apa sebenarnya?

Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) rupanya mengonfirmasi keluhan itu.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo, mengungkapkan, kondisi itu sebenarnya normal terjadi pada musim kemarau.

Ia mengatakan, saat musim kemarau, cuaca yang cerah pada siang hari menyebabkan potensi terjadinya hujan menjadi minim.

Selain itu, secara global, juga dipengaruhi oleh kedatangan angin dari Australia yang cukup dominan masuk ke Indonesia.

Angin yang datang tak membawa uap air.

Jadi, potensi pertumbuhan awan pemicu hujan semakin kecil.

Konsekuensi dari kondisi tersebut adalah perbedaan suhu siang dan malam yang lebih besar dari biasanya.

Saat siang yang cerah, bumi akan menerima radiasi panas matahari lebih banyak sehinga suhu terasa lebih tinggi.

Halaman
123
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help