TribunBali/
Home »

Bali

Sampai Agustus Ada Sembilan Kasus Kecelakaan Laut, Terbanyak di Kedongnan

Kecelakaan laut di wilayah hukum Polresta Denpasar hingga bulan Agustus 2017 tercatat ada sembilan kasus.

Sampai Agustus Ada Sembilan Kasus Kecelakaan Laut, Terbanyak di Kedongnan
Tribun Bali
Wisatawan bermain surfing di Pantai Kuta, Badung, Bali, Sabtu (5/8/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kecelakaan laut di wilayah hukum Polresta Denpasar hingga bulan Agustus 2017 tercatat ada sembilan kasus. 

Dalam kasus tersebut kebanyakan korbannya adalah wisatawan mancanegara dan nelayan yang tenggelam di wilayah Pantai Kedonganan dan Kuta. 

Kasat Polair Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Suparta mengatakan, dalam satu kasus kecelakan laut, rata-rata menimbulkan satu korban jiwa yang kebanyakan berada di kawasan pantai terutama di pantai Kuta dan Kedonganan. 

Dua wilayah pantai ini masih mendominasi dibanding Pantai Sanur, dan pantai kawasan Nusa Dua.

"Jadi yang paling banyak di daerah Kuta, kemudian Kedonganan, korbannya nelayan, kebanyakan korban tenggelam terseret arus," kata Kompol I Ketut Suparta, kemarin.

Menurut Suparta, banyak wisatawan yang sedang berlibur terutama di daerah Kuta karena tidak mematuhi peraturan saat mereka sedang berenang. 

Padahal di Pantai Kuta sudah banyak peraturan yang tertera di papan informasi, dan di lautnya sudah dipasang bendera merah sebagai batasan wisatawan untuk berenang. 

Tidak hanya itu, saat ini kondisi cuaca di bulan Agustus sedang tidak bagus, sehingga bisa menyebabkan peristiwa yang tidak diinginkan kalau tidak berhati-hati saat berenang di kawasan pantai. 

"Sekarang cuaca lagi ekstrem tidak menentu dan tidak bisa diprediksi, mereka harus berhati-hati dan memeperhatikan peringatanan dan batasan-batasannya," jelasnya. 

Untuk mengantisipasi kecelakaan laut, Polair Polresta Denpasar sudah berkoordinasi dengan balawista untuk memperhatikan kondisi dan memasang papan informasi serta tanda area berbahaya agar tidak terjadi korban berikutnya. 

"Kami menghimbau mematuhi peraturan-peraturan kalau memang lokasi tidak boleh berenang ya jangan, kita juga sudah koordinasi dengan pihak terkait untuk pengamanan tempat wisata," tutupnya.

Dari total kasus laka laut yang terjadi, sampai Agustus 2017 ada sembilan kasus. Sementara di tahun 2016 terdapat 21 kasus. (*)

Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help