TribunBali/

Wadahi Genre Rock, Metal hingga Punk, 10 Band Indie Hentak Konser Melibas Batas

Berbagai genre seperti genre rock, metal, punk, dan, sconer ikut meramaikan konser yang bertempat di Warung Garasi D54leh, Jalan Imam Bonjol

Wadahi Genre Rock, Metal hingga Punk,  10 Band Indie Hentak Konser Melibas Batas
Tribun bali/Rizal Fanany
Suasana dalam konser musik Melibas Batas #1, Sabtu (5/8). Ada 10 band yang tampil menghibur penonton di Warung Garasi D45leh, Jalan Imam Bonjol, Denpasar. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Fauzan Al Jundi

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Konser musik Melibas Batas #1 diramaikan dengan penampilan 10 band indie Bali.

Berbagai genre seperti genre rock, metal, punk, dan, sconer ikut meramaikan konser yang bertempat di Warung Garasi D54leh, Jalan Imam Bonjol No 119, Denpasar Barat.

Konser musik Melibas Batas #1 dimulai pukul 19.00 Wita yang dihadiri oleh sepuluh band indie Bali yakni, Efekbatik, Spankmonera, Manurams, Nameless Noise, Janitor Ambiguard, Alinea, D'Ori, Rapist Antagonist, The Wizard, dan Bangke Cobain. 

"Ini salah satu konser musik yang melibatkan beberapa genre musik terturama genre rock, metal, punk, dan, sconer," ujar Ketua Panitia Melibas Batas, Dewa, Sabtu (5/8). 

Kali ini konser Melibas Batas juga membuka lebih banyak genre dibanding dengan pendahulunya, yang tujuannya untuk semakin membuka peluang berkarya para musisi band indie Bali. 

"Sebetulnya ini adalah anak dari Bali Total Grunge yang identik dengan musim 90-an, yang sudah berdiri dari tahun 2010, jadi ini biar tidak terkotakan dengan genre dengan tajuk melibas batas," jelasnya. 

Konser ini kata dia juga sebagai wadah bagi para musisi dan band indie Bali agar terus berkarya untuk memajukan kualitas musik Bali. Dewa mengajak seluruh band indie Bali agar bisa menyeimbangkan antara bekerja dan berkarya.

Menurutnya, saat ini tidak sedikit para musisi yang terlalu asik berkarya namun tugas lain seperti kuliah dan kerjaan justru ditinggalkan. "Kami ingin mengedukasi pada musisi indie Bali jangan malu untuk menumbuhkan karya, dan bisa bermusik tapi tetap bekerja," terangnya. 

Kedepannya panitia Melibas Batas akan mengadakan konser-konser lanjutan, dan membuka peluang bagi para penggemar musik lokal untuk menampilkan karyanya. "Ini perdananya, dan nanti akan kami munculkan lagi pada September mendatang, puncaknya November," ungkapnya. (*)

Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help