TribunBali/
Home »

Bali

Heboh Kerauhan di Kolam Lila Harsana Peninggalan Raja Klungkung, Ida Dalem Tak Tahu Pasti Ratu Niang

Panglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra, turut angkat bicara terkait peristiwa kerauhan yang dialami penjaga kolam Lila Harsana

Heboh Kerauhan di Kolam Lila Harsana Peninggalan Raja Klungkung, Ida Dalem Tak Tahu Pasti Ratu Niang
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Kolam renang Lila Harsana tampak tanpa aktivitas setelah ditutup, Jumat (11/8/2017). Inzet: Panglingsir Puri Agung Klungkung, Ida Dalem Semaraputra. 

Hanya pihaknya mengatakan kolam tersebut sempat dipugar pada tahun 1930.

“Memang dahulunya lokasi tersebut merupakan milik keluarga Puri dan lokasi mesiram bagi kerabat kerajaan,” jelasnya.

Ketika ditanya siapakah yang dimaksud dengan Ratu Niang seperti diucapkan oleh Sumadana saat kerauhan?

Ida Dalem pun tidak mengetahuinya secara pasti.

Menurutnya dalam tradisi kerajaan, siapa pun tetua yang dihormati biasanya disebut dengan sebutan Ratu Niang.

“Saya juga kurang mengetahui secara pasti siapa Ratu Niang yang dimaksud. Sampai saat ini juga belum ada yang datang kepada saya untuk membicarakan peristiwa kemarin,” katanya.

Saat kerauhan, Sumadana yang ketika itu memakai kamben putih dan baju bermotif kuning, berlari ke arah Kerta Gosha.

Ia lalu menuju Pamedal Agung yang sangat disakralkan oleh masyarakat karena merupakan gerbang dari Puri Klungkung.

“Saya Ratu Niang yang malinggih di Pangayeman Puri Klungkung. Saya tidak mau jika Pangayeman Puri Klungkung dipugar! Siapa berani memugar Pangayeman Puri Klungkung, nanti pasti akan terkena musibah,” kata Sumadana menggunakan bahasa Bali halus sembari terus menari.

Sumadana benar-benar tidak terkontrol.

Halaman
1234
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help