TribunBali/
Home »

Bali

Mitos Semar Mesem Yang Kesaktiannya Sudah Memakan Korban Emak-Emak di Bali, Dipanggil ‘Buk-buk’

Bukan untuk senjata, keris dengan penampilan aneh ini banyak dijual seharga Rp 300 ribu sampai Rp 2 juta.

Mitos Semar Mesem Yang Kesaktiannya Sudah Memakan Korban Emak-Emak di Bali, Dipanggil ‘Buk-buk’
Kolase

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – Pria asal Singaraja ini sempat menjadi penyebab ketakutan para Ibu-ibu atau emak-emak di seputaran Kabupaten Gianyar, Bali.

Ia Adalah Sigit Hidayat Jati (35), residivis penjambret emak-emak yang akhirnya tertunduk di Mapolres Gianyar, Senin (7/8/2017) .

Dalam melakukan aksinya, Hidayat selalu membawa jimat warisan kakeknya, berupa keris semar mesem..

Semua korban merupakan  emak-emak, dan aksi itu selalu terjadi sore hari.

Namun para koran tidak ada yang melapor. 

Menurut Marsel, pelaku menyasar emak-emak yang membawa kalung emas.

Modusnya, pelaku berkendara dengan penampilan modis, seperti mengendarai vespa keluaran terbaru, jaket, helm, sepatu dan jam bermerek.

Selain itu, pelaku juga membawa jimat berupa keris semar mesem, untuk meningkatkan kewibawaannya.

“Begitu ketemu calon korban, dia langsung panggil, ‘buk-buk’, begitu korban menengok, ia langsung menarik kalung emas korbanya,” kata Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Marzsel Doni.

Menurut Marzel, kasus penjabretan ini terjadi di tiga lokasi.

Halaman
1234
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help