TribunBali/
Home »

Bali

Api Berkobar Lahap Warung Cepat Saji, Bunyi Kukul Bulus Bangunkan Warga Pegambangan

Suara letupan dan reruntuhan puing-puing bangunan sangat keras terdengar. Ia pun berupaya membantu warga di sekitar lokasi

Api Berkobar Lahap Warung Cepat Saji, Bunyi Kukul Bulus Bangunkan Warga Pegambangan
TRIBUN BALI/AA SERI KUSNIARTI
JFC terbakar, Minggu (13/08/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Usai menonton konser, Anak Agung Gede Baskara Nugraha hendak pulang ke rumah melalui Jalan raya Celuk, menuju ke Banjar Pegambangan melalui jalan raya SMKI, Batubulan, Gianyar.

Bersama teman-temannya, kaget bukan kepalang, saat melihat kepulan asap membumbung tinggi dari sebuah rumah warga yang berdempetan dengan warung cepat saji JFC.

Suara letupan dan reruntuhan puing-puing bangunan sangat keras terdengar. Ia pun berupaya membantu warga di sekitar lokasi, sambil melihat ke atas agar tak terkena reruntuhan puing bangunan.

Sekitar pukul 12.30 Wita, kukul bulus Banjar Pegambangan, Batubulan berbunyi tanpa henti. Warga pun keluar melihat apa yang terjadi.

Salah satunya Anak Agung Gede Anom Dalem, yang langsung mengusap mata dan mencari ember di kamar mandinya. Satu per satu warga berlarian, ada yang mengendarai motor dan berasal dari banjar tetangga.

Mereka bahu membahu mencari air untuk memadamkan api, namun kepulan asap hitam masih membumbung tinggi. Akhirnya beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi dan segera menyirami air ke bangunan dua lantai tersebut.

Suara sirine bergantian datang dan pergi, dengan kecepatan tinggi. Ada sekitar 4-5 mobil pemadam kebakaran dari Damkar Gianyar, bolak-balik ke lokasi menyirami bangunan agar api padam. Warga pun kian banyak memadati lokasi, menyaksikan si jago merah mengamuk.

Anak pemilik bangunan, tampak sedih dan terpukul melihat kondisi rumahnya terbakar. Ia hanya mengangguk dan menggelengkan kepada saat Tribun Bali meminta keterangan. Namun ia mengangguk, saat ditanya kebenaran informasi tak ada korban di lokasi kejadian.

Kelian Dinas Banjar Pegambangan, Batubulan, Dewa Miyasa, mendapat kabar dari pemuda setempat bahwa telah terjadi kebakaran.

"Pemuda Banjar Pegambangan yang duluan tahu, saya lihat dan dengar katanya kebakaran sampai di dalam bangunan. Kemudian kami cepat menghubungi BPBD Gianyar," jelasnya. Ia pun mengatakan bahwa tak ada korban jiwa karena semua penghuni rumah sudah di luar. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help