TribunBali/
Home »

Bali

Petani Cengkih Tabanan Terjatuh dari Pohon Setinggi 10 Meter, Korban Divonis Lumpuh pada Kakinya

I Wayan Budiarta (40), asal Banjar Dinas Pupuan, Desa Pupuan, Tabanan, Bali harus dirawat intensif di RSUP Sanglah denpasar, Sabtu (12/8/2017).

Petani Cengkih Tabanan Terjatuh dari Pohon Setinggi 10 Meter, Korban Divonis Lumpuh pada Kakinya
KOMPAS.com
Ilustrasi Jatuh dari Pohon 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Hisyam Mudin

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Wayan Budiarta (40), asal Banjar Dinas Pupuan, Desa Pupuan, Tabanan, Bali harus dirawat intensif di RSUP Sanglah denpasar, Sabtu (12/8/2017).

Petani cengkih ini jatuh dari pohon setinggi 10 meter. Akibatnya, Budiarta mengalami patah tulang leher dan kedua kakinya, dia bahkan divonis lumpuh oleh tim dokter.

Ni Luh Gede Sarni (37), istri Budiarta menemani suaminya yang sedang terbaring di ruang IGD RS Sanglah. Saat ditemui, Sarni mengatakan kejadian yang menimpa suaminya terjadi pada Kamis (9/8/2017) sore.

Saat itu, pukul 13.00 Wita, Budiarta bersama adiknya memetik cengkih di kebun miliknya.

Tak berselang lama, pukul 15.30 Wita, adik Budiarta pulang memberitahukan kepada Sarni jika suaminya terjatuh dari pohon.

Sontak, Sarni kaget mendengar peristiwa yang menimpa suaminya.

"Saat mendengar kejadian itu saya kaget karena mereka baru saja pamitan berangkat. Belum begitu lama tiba-tiba dikasih tahu dia jatuh," ujar istri Budiarta yang menggunakan baju kaus warna merah muda itu.

Kata dia suaminya jatuh karena terpeleset dari tangga bambu yang dinaikinya. Tangga bambu digunakan naik memetik cengkih. Ketinggian pohon cengkih dikatakan Sarni setinggi 10 meter.

Setelah peristiwa tersebut, Budiarta, suaminya dilarikan ke RSUD Buleleng.

Halaman
12
Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help