TribunBali/

Saksi Kunci E-KTP Kecewa Soal Publikasi Namanya "Sekarang Bisa-bisa Nyawa Saya Terancam"

Dia merupakan saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik), yang kematiannya menyisakan banyak misteri.

Saksi Kunci E-KTP Kecewa Soal Publikasi Namanya
Johannes Marliem
Johannes Marliem dan Barrack Obama (Johannes Marliem) 

TRIBUN-BALI.COM, PALMERAH - Johannes Marliem kecewa karena identitasnya dibocorkan oknum, sehingga kemudian diungkap sebuah media, sebelum akhirnya dia menjadi buruan media lainnya untuk ditulis.

Dia merupakan saksi kunci kasus korupsi e-KTP (KTP elektronik), yang kematiannya menyisakan banyak misteri.

Kabarnya dia bunuh diri dengan luka tembak, tapi sejumlah peristiwa yang membuat Johannes tewas masih belum diketahui.

 
Banyak kalangan kemudian menyusuri halaman-halaman pribadinya di dunia maya.

Salah satunya adalah melalui halaman blog yang banyak memuat sejumlah tulisan korban.

Salah satunya adalah aktivitas dia memamerkan kedekatannya dengan Barrack Obama, yang berasal dari Partai Demokrat.

Partai Demokrat mengusung Hillary Clinton, yang tumbang di tangan jago Partai Republik, Donald Trump.

Sebenarnya, Profesor Romli Atmasasmita di Twitter melalui akun @rajasundawiwaha juga menyampaikan bahwa seharusnya saksi KPK tidak boleh dibocorkan, tapi saksi kunci ini malah akhirnya menjadi sumber utama salah satu media.

Kemudian, pengakuannya disebarkan melalui media tersebut.

Sebagaimana disampaikan Kontan.co.id, sebelum Johannes tewas, ada bebereapa kekecewaan yang diungkap Direktur PT Biomorf itu dalam percakapan kepada wartawan Kontan.

Halaman
123
Editor: ady sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help