TribunBali/
Home »

Bali

Saling Gebug, Warga Lokal dan Wistawan Asing Ramaikan Semarak 17 Agustus di Sanur

Puluhan peserta lomba bukan hanya dari kalangan warga lokal saja. Para turis pun terlihat ikut serta dan berbaur dengan masyarakat lokal di sana.

Saling Gebug, Warga Lokal dan Wistawan Asing Ramaikan Semarak 17 Agustus di Sanur
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Berbagai kegiatan gebuk bantal, lomba balap trompa di Pantai Segara Ayu Sanur, Sabtu (12/8). Kegiatan ini dalam serangkaian HUT RI dan Sanur Village Festival 2017. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bermodal sebuah bantal, dua peserta saling gebuk di atas batang bambu.  Mereka saling melayangkan hantaman agar lawannya tumbang. Namun demikian, di sela-sela itu mereka tetap saling menebar senyum.

Hal ini yang terlihat dari adu gebuk bantal serangkaian Sanur Village Festival (SVF) ke-12 di Pantai Sanur, Sabtu (12/8).

Puluhan peserta lomba bukan hanya dari kalangan warga lokal saja. Para turis pun terlihat ikut serta dan berbaur dengan masyarakat lokal di sana. Mereka terlihat begitu bergembira saat ikut tertawa ria dalam lomba tersebut.

“Acara Ini adalah acara tahunan yang rutin digelar saat perayaan Sanur Vilage Festival, dan menjelang 17 Agustus. Tujuannya untuk melestarikan pantai, dan menungkatkan kunjungan wisatawan,” kata Panitia, Ketut Kadu kepada Tribun Bali. bukan hanya gebuk bantal saja, ada juga lomba kelereng.

Sambil membawa sebotol kaleng, Ni Nyoman Muliani bersama temannya berlari kencang di atas pasir pantai Segara Ayu, Sanur, Denpasar.

Gadis berusia 14 tahun itu berteriak histeris saat berhasil mencapai titik finish dari lomba yang digelar serangkaian Sanur Village Festival ke-12 ini.

“Wah, seru banget pokoknya. Meski agak deg-degan,” kata siswi kelas IX J, di SMP Wisata Sanur. Muliani adalah satu di antara puluhan peserta lomba yang digelar pukul 16.00 wita itu. Ada berbagai macam lomba yang juga digelar untuk  menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI 17 Agustus ini. Di antaranya gebug bantal, lomba balap terompa, lari karung, lomba tarik tambang, panjat pinang, dan lomba lainnya yang bersifat tradisional.

Sebelum berbagai lomba digelar, acara itu juga diawali dengan pelepasan anak penyu (tukik). Saat pelepasan tukik, para turis juga sangat antusias. Mereka berbondong-bondong mendaftar ke panitia agar bisa ikut serta melepas tukik ke Pantai Segara Ayu, Sanur. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help