TribunBali/
Home »

Bali

Soal Tattoo di Dada Pelaku Perampasan Taksi Blue Bird, Laskar Bali Angkat Bicara

DPP Ormas Laskar Bali akhirnya angkat bicara terkait kasus perampasan taxi Blue Bird dengan Nomor Polisi DK 387 FJ

Soal Tattoo di Dada Pelaku Perampasan Taksi Blue Bird, Laskar Bali Angkat Bicara
Istimewa
Pelaku perampasan taxi Blue Bird di wilayah Denpasar, Karisma Gultom. Di dada pelaku memiliki tattoo ormas Laskar Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- DPP Ormas Laskar Bali akhirnya angkat bicara terkait kasus perampasan taxi Blue Bird dengan Nomor Polisi DK 387 FJ, Jumat (11/8/2017).

Ormas Laskar Bali merasa terganggu pasalnya, masyarakat menilai pelaku adalah anggota Ormas Laskar Bali yang diketahui bernama Karisma Gultom usai fotonya tersebar di area publik.

Dimana pada dada Gultom memiliki tattoo ormas terbesar di Bali tersebut.

Baca: Pria Ini Ngaku Kerabatnya Diteteskan Cairan Mendidih di Kemaluan Oleh Oknum Anggota Polres Gianyar

Hal itu ditegaskan Sekjen DPP Ormas Laskar Bali, Ketut Ismaya, Minggu (13/8/2017).

Dirinya mengatakan pelaku bukanlah anggota Laskar Bali.

"Dari ciri tattoo yang dimiliki pelaku jelas bahwa dia bukan anggota kami. Tattoo anggota kami di tangan dan bukan di dada seperti yang dimiliki pelaku," jelas pria asal Karangasem ini.

Selain itu, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh korlap Laskar Bali di wilayah Bali terkait identitas pelaku.

"Kami telah melakukan pengecekan pada seluruh korlap dan jelas bahwa pelaku itu bukan anggota kami," tegas Ismaya.

Dia menambahkan, anggota Laskar Bali wajib memiliki kartu tanda anggota (KTA) dan wajib mengetahui nama koordinator lapangan (korlap) sebagai pengarah setiap anggota.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help