TribunBali/

Dua Pemandu Lagu Tak Bernyawa Usai Pesta Miras 2 Hari, Seorang Lagi Masih Misteri

Seorang pemandu lagu, Opi (17) meninggal dunia setelah tiga hari menjalani perawatan.

Dua Pemandu Lagu Tak Bernyawa Usai Pesta Miras 2 Hari, Seorang Lagi Masih Misteri
Istimewa
(ilustrasi) Sejumlah polisi wanita menginterogasi pemandu lagu yang bekerja di satu kafe remang yang berlokasi di wilayah Buleleng Barat, Minggu (27/11/2016) dini hari. 

TRIBUN-BALI.COM - Korban pesta miras dua hari berturut-turut di Cafe Bengawan, Desa Bulusari, Kecamatan Kedungwaru bertambah.

Seorang pemandu lagu, Opi (17) meninggal dunia setelah tiga hari menjalani perawatan.

Kepastian kematian Opi disampaikan oleh Kepala Desa Bulusari, Pramudianto, Minggu (13/8/2017).

 
Menurut Pramu, dia meminta perangkat untuk melacak keberadaan Opi dan Anis yang dikabarkan selamat.

Namun perangkat tersebut mendapatkan Opi sudah meninggal dunia pada Jumat (11/8/2017).

"Dari hasil pelacakan, diketahui Opi berasal dari Tales (Kecamatan Ngadiluwih), Kediri. Tapi Opi meninggal pada malam Sabtu," ungkap Pramu.

Kini pihaknya masih melacak keberadaan Anis.

Anis dikabarkan satu-satunya pemandu lagu yang kemungkinan dalam keadaan sehat.

Sebab Anis beberapa kali minta air kelapa karena sudah tidak kuat minum minuman keras.

Dari informasi yang didapat, Anis dirawat di Rumah Sakit Aura Shifa di Ploso Klaten, Kabupaten Kediri.

Halaman
1234
Editor: ady sucipto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help