TribunBali/
Home »

Bali

Ngeri, Bobol Rumah Kosong di Padangsambian, Husni Berhasil Gasak Harta Martina Senilai 300 Juta

Husni Savlen alias Alen (29) dan Hariyono Syafii alias Soni Safii (50) diamankan anggota Unit I Satreskrim Polresta Denpasar

Ngeri, Bobol Rumah Kosong di Padangsambian, Husni Berhasil Gasak Harta Martina Senilai 300 Juta
KONTAN
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Husni Savlen alias Alen (29) dan Hariyono Syafii alias Soni Safii (50) diamankan anggota Unit I Satreskrim Polresta Denpasar. Ia berhasil menggarong harta benda milik RR Martina Wijantie Garga warga Jalan Padangsambian, Denpasar, Bali.

Akibatnya, Martina mengalami kerugian hingga mencapai Rp. 300 juta.

Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto menjelaskan, tersangka melakukan aksinya pada Jumat 28 Juli 2014 lalu.

Saat itu rumah korban (Martina,red) dalam keadaan kosong. Tersangka dengan mudah masuk dengan melompat pagar dan mencongkel pintu rumah korban.

"Harta korban yang dikuras itu berupa dua ATM BRI dan BNI lengkap dengan pinnya. Kami amankan tersangka dari laporan korban kepada kami," ucap Aris Selasa (29/8/2017).

Kemudian, sambung Aris, selain ATM lengkap dengan pinnya ada juga barang berharga berupa kalung mutiara yang digondol tersangka, lalu gelang Bali, gelang Dubai, gelang Keroncong, cincin bros Bali, jam tangan, kalung rantai setelan kendari, bros kendari, setelan batu colle, setelan batu biru setelan oranye.

Dan dari penangkapan itu, diamankan mobil katana dan beberapa cincin emas. Tersangka sendiri diamankan pada 5 Agustus 2017 lalu diamankan di Malang, Jawa Timur.

"Dari penangkapan itu kami amankan mobil katana. Kemungkinan besar bahwa mobil itu hasil dari pencurian tersangka. Tersangka diancam dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian. Ancaman hukumannya 7 tahun penjara," bebernya. (*).

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: ady sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help